Monthly Archives: December 2008

numpang lewat ya….

Ahmad Khusairi : numpang lewat yee
Ahmad Khusairi :
Latansa I. D. E. : iya, aku minggir deh
Latansa I. D. E. : kukasih jalan
Latansa I. D. E. : cepetan lewat
Ahmad Khusairi : waduh
Ahmad Khusairi : bannya bocor lagi
Latansa I. D. E. : dituntun aja
Ahmad Khusairi : trus numpang tanya juga deh
Latansa I. D. E. : iya, aku jawab deh
Ahmad Khusairi : tambal ban dimana ya??
Latansa I. D. E. : lurus aja, ntar kalo ada belok perempatan, belok kanan,
Latansa I. D. E. : trus habis itu ada patung polisi, tanya aja sama dia
Ahmad Khusairi : tapi kan patungnya lagi ngopi
Ahmad Khusairi : gak enak tar ganggu lagi
Latansa I. D. E. : makanya bilang permisi dulu
Ahmad Khusairi : gak dijawab a polisinya
Ahmad Khusairi : tadi misi
Latansa I. D. E. : kakak pakai bahasa apa?
Ahmad Khusairi : kakak pakai bahasa arab
Latansa I. D. E. :bisanya pakai Bahasa Mandarin
Latansa I. D. E. : Ni hao?
Ahmad Khusairi : owh
Latansa I. D. E. :
Ahmad Khusairi : pantesan gak dijawab2
Ahmad Khusairi : apatuh artinya
Latansa I. D. E. : kaifa haluka
Ahmad Khusairi : owh
Ahmad Khusairi : ok deh
Ahmad Khusairi : kakak mau masak dulu ya
Latansa I. D. E. : iya
Ahmad Khusairi : daaaaaaaaaaaaaah

Advertisements

Leave a comment

Filed under Uncategorized

numpang lewat ya….

Ahmad Khusairi : numpang lewat yee
Ahmad Khusairi :
Latansa I. D. E. : iya, aku minggir deh
Latansa I. D. E. : kukasih jalan
Latansa I. D. E. : cepetan lewat
Ahmad Khusairi : waduh
Ahmad Khusairi : bannya bocor lagi
Latansa I. D. E. : dituntun aja
Ahmad Khusairi : trus numpang tanya juga deh
Latansa I. D. E. : iya, aku jawab deh
Ahmad Khusairi : tambal ban dimana ya??
Latansa I. D. E. : lurus aja, ntar kalo ada belok perempatan, belok kanan,
Latansa I. D. E. : trus habis itu ada patung polisi, tanya aja sama dia
Ahmad Khusairi : tapi kan patungnya lagi ngopi
Ahmad Khusairi : gak enak tar ganggu lagi
Latansa I. D. E. : makanya bilang permisi dulu
Ahmad Khusairi : gak dijawab a polisinya
Ahmad Khusairi : tadi misi
Latansa I. D. E. : kakak pakai bahasa apa?
Ahmad Khusairi : kakak pakai bahasa arab
Latansa I. D. E. :bisanya pakai Bahasa Mandarin
Latansa I. D. E. : Ni hao?
Ahmad Khusairi : owh
Latansa I. D. E. :
Ahmad Khusairi : pantesan gak dijawab2
Ahmad Khusairi : apatuh artinya
Latansa I. D. E. : kaifa haluka
Ahmad Khusairi : owh
Ahmad Khusairi : ok deh
Ahmad Khusairi : kakak mau masak dulu ya
Latansa I. D. E. : iya
Ahmad Khusairi : daaaaaaaaaaaaaah

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Bulbo

Kalau ada yang sering main friendster, pasti ada tuh yang namanya bulbo yang disuruh nerusin berisi pertanyaan dengan jawaban. Contoh pertanyaan:

Seandainya km dpt mobil bru,maunya mobil apa?

Seandainya dpt pacar yg 20th lbh tua dr lo?

Seandainya pacar lo minta pts skrg?

Diakhiri dengan kalimat repost dengan judul yang sama

Kalau kamu mau nerusin lagi pa nggak?

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Bulbo

Kalau ada yang sering main friendster, pasti ada tuh yang namanya bulbo yang disuruh nerusin berisi pertanyaan dengan jawaban. Contoh pertanyaan:

Seandainya km dpt mobil bru,maunya mobil apa?

Seandainya dpt pacar yg 20th lbh tua dr lo?

Seandainya pacar lo minta pts skrg?

Diakhiri dengan kalimat repost dengan judul yang sama

Kalau kamu mau nerusin lagi pa nggak?

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Apakah Kepribadianmu?

Tadi pagi aku melihat teman-temanku mengerubungi sesuatu. Aku berjalan ke arah mereka. Aku heran kok mereka bisa antusias baca buku. Tumben. Ternyata mereka baca buku tentang ramalan kepribadian. Ya ampyuuuuun! Apalagi mereka membaca halaman yang mengenai sidik jari, sambil mencocokkan sidik jari mereka dengan gambar yang ada di buku. Aku sih nggak percaya ama gituan. Kan kepribadian bisa diubah.

Aku jadi ingat dengan Sybil Isabel Dorchett. Itu lho, orang yang punya enam belas kepribadian. Bahkan berita yang terakhir kudengar katanya ada sekitar dua puluhan (waduh, banyak banget tuh). Nah, itu kan badannya itu cuma satu, tapi kepribadiannya banyak. Kalau pakai teori sidik jari itu, gimana ya? Kan sidik jarinya itu-itu juga.

Kamu tahu nggak kenapa aku diam saja waktu melihat mereka? Karena di tangan kananku ada komik Detective Conan No. 39 yang baru kupinjam dari A Liong. (Weleh-weleh ni anak malah baca komik). Ya udah, aku terusin aja bacanya.

Wow! Mereka tetap membaca buku itu sampai matahari menunjukkan teriknya. Kali ini mereka membaca bab tentang shio. Rupanya shio babi. Sepertinya sedang membacakan untuk Farol. Tambah aneh lagi, memangnya orang-orang yang lahir pada tahun yang sama, kepribadiannya juga sama? “Shio Babi. Biasanya orang ini suka makan. Namun tidak semua makanan itu disukainya. Hanya makanan yang enak saja”, kata Cindy. Teman-temanku berteriak sambil mengejek, “Farol banget, tuh…”.

Rupanya aku yang dari tadi serius mendengarkan mereka ternyata sedang diperhatikan oleh Puteri. Ia berujar, “Itu shionya Latansa, ya?”. Waduh, anak ini kok tahu sih. Hehe. Aku hanya tersenyum kecil. Nah lho, memangnya aku kayak gitu apa?

Allah juga menyebut bahwa orang yang percaya pada ramalan berarti dia telah syirik:

Barangsiapa membatalkan maksud keperluannya karena ramalan mujur-sial maka dia telah syirik kepada Allah. Para sahabat bertanya, “Apakah penebusannya, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Ucapkanlah: “Ya Allah, tiada kebaikan kecuali kebaikanMu, dan tiada kesialan kecuali yang Engkau timpakan dan tidak ada Tuhan kecuali Engkau.” (HR. Ahmad)

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Apakah Kepribadianmu?

Tadi pagi aku melihat teman-temanku mengerubungi sesuatu. Aku berjalan ke arah mereka. Aku heran kok mereka bisa antusias baca buku. Tumben. Ternyata mereka baca buku tentang ramalan kepribadian. Ya ampyuuuuun! Apalagi mereka membaca halaman yang mengenai sidik jari, sambil mencocokkan sidik jari mereka dengan gambar yang ada di buku. Aku sih nggak percaya ama gituan. Kan kepribadian bisa diubah.

Aku jadi ingat dengan Sybil Isabel Dorchett. Itu lho, orang yang punya enam belas kepribadian. Bahkan berita yang terakhir kudengar katanya ada sekitar dua puluhan (waduh, banyak banget tuh). Nah, itu kan badannya itu cuma satu, tapi kepribadiannya banyak. Kalau pakai teori sidik jari itu, gimana ya? Kan sidik jarinya itu-itu juga.

Kamu tahu nggak kenapa aku diam saja waktu melihat mereka? Karena di tangan kananku ada komik Detective Conan No. 39 yang baru kupinjam dari A Liong. (Weleh-weleh ni anak malah baca komik). Ya udah, aku terusin aja bacanya.

Wow! Mereka tetap membaca buku itu sampai matahari menunjukkan teriknya. Kali ini mereka membaca bab tentang shio. Rupanya shio babi. Sepertinya sedang membacakan untuk Farol. Tambah aneh lagi, memangnya orang-orang yang lahir pada tahun yang sama, kepribadiannya juga sama? “Shio Babi. Biasanya orang ini suka makan. Namun tidak semua makanan itu disukainya. Hanya makanan yang enak saja”, kata Cindy. Teman-temanku berteriak sambil mengejek, “Farol banget, tuh…”.

Rupanya aku yang dari tadi serius mendengarkan mereka ternyata sedang diperhatikan oleh Puteri. Ia berujar, “Itu shionya Latansa, ya?”. Waduh, anak ini kok tahu sih. Hehe. Aku hanya tersenyum kecil. Nah lho, memangnya aku kayak gitu apa?

Allah juga menyebut bahwa orang yang percaya pada ramalan berarti dia telah syirik:

Barangsiapa membatalkan maksud keperluannya karena ramalan mujur-sial maka dia telah syirik kepada Allah. Para sahabat bertanya, “Apakah penebusannya, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Ucapkanlah: “Ya Allah, tiada kebaikan kecuali kebaikanMu, dan tiada kesialan kecuali yang Engkau timpakan dan tidak ada Tuhan kecuali Engkau.” (HR. Ahmad)

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Kartu Uno

UNO (bahasa Spanyol dan bahasa Italiasatu“) adalah sebuah permainan kartu yang dimainkan dengan kartu dicetak khusus (lihat Mau Mau untuk permainan yang hampir sama dengan kartu remi biasa). Permainan ini dikembangkan pada 1971 oleh Merle Robbins. Sekarang ini merupakan produk Mattel.

Waktu itu pas jam istirahat, aku, Raden, Syari, Royandana, dan Yudana main kartu uno punyanya Fachri. Si Fachri sendiri sedang main sama Latifah dan Nurviani pakai kartunya Ferdian. Namun, mereka mainnya di depan sedangkan kami di belakang. Nah, tahu-tahu datanglah Pak Ribut. Orang ini paling dibenci oleh murid-murid karena kedisiplinannya. Begitu Pak Ribut datang ke kelasku, langsung saja dia menginterogasi Fachri dan kawan-kawan. Kami yang main di belakang segera membereskan kartunya dan segera mengendap-ngendap keluar (licik juga).

Kejadian berlanjut setelah Pak Ribut dan anak-anak lain membela dengan alasan itu merupakan pelajaran peluang. Beliau pun menanyakan siapa guru matematikanya dan apa betul itu merupakan suruhannya. Kulihat Pak Ribut turun menuruni tangga dan segera pergi. Wow! Beliau pergi ke arah ruangan kepsek dan ternyata benar! Lalu berjalanlah Pak Endrato (wali kelasku) lalu disusul Pak Pujarsono (wakasek).

Dan benar saja waktu pelajarannya Pak Endrato kami sekelas dimarahi. Dan kamu tahu kan selanjutnya apa? Semua guru tuh pada ngungkit-ngungkit masalah itu. Kelas lain juga. Mereka teriak-teriak gini, “Wooooo kelas unggulan kerjaannya main kartu aja! Bandar judi!”. Yah, gitulah.

Leave a comment

Filed under Uncategorized