MASIH BERHARAPKAH KITA TERHADAP OBAMA? (BAHASA INDONESIA)

Barrack nama pertama Obama adalah nama Yahudi yang berasal dari ayat “Baruch”. Kebanyakan ahli ibadah Yahudi menggunakan nama “Baruch”sebagai nama pertama mereka. Bekas perdana menteri Israel yaitu Ehud Barak juga mengambil nama “Baruch”. Nama kedua Obama juga hampir sama dengan “Ahabah”. Bent Ahabah adalah nama untuk synagogue (satu upacara multilation untuk bayi-bayi Yahudi).

Ketika berusia 10 tahun, Obama pernah ke sekolah sosialis Yahudi atau disebut “Kibbutz”. Obama menyatakan bahwa dia hanya menggunakan toilet sekolah itu pada waktu itu. Namun ada saksi lain menyatakan bahawa Obama telah menghadiri kelas selama tiga jam di sekolah tersebut.

Obama mendapat sejumlah 77% suara dari pemilih Yahudi. Berbanding John Kerry yang hanya mendapat 74% suara dari pemilih Yahudi pada 2004. Pada tahun 2000, Al Gore paling banyak mendapat suara dari pemilih Yahudi yaitu sejumlah 79%. Obama mendapat banyak suara dari pemilih Yahudi di Connecticut dan Massachusetts . Di Connecticut, 61% Yahudi mendukung Obama. Yahudi mulai suka pada Obama karena banyak kenyataan Obama secara terbuka mendukung rezim Israel .

“My view is that the United States’ special relationship with Israel obligates us to be helpful to them in the search for credible partners with whom they can make peace, while also supporting Israel in defending itself against enemies sworn to its destruction” kata Obama pada Haaretz pada 15 Februari 2007.

Banyak orang bergembira melihat Barrack Obama menang Presiden Amerika Serikat. Seolah Barrack Obama adalah Presiden Dunia yang baru. Banyak yang tidak sadar bahwa rekor peperangan yang dibuat oleh Demokrat lebih banyak dari Republikan. Namun ada juga yang menyebut bahwa tidak ada bedanya antara Bush dan Obama. Cuma mungkin yang baru ini adalah “Bush Kulit Hitam”. Benarkah begitu?

Pada November 2008, Rahm Emanuel (seorang Yahudi, anak seorang Israel ) baru saja ditawarkan jabatan oleh Obama menjadi White House Chief Of Staff. Dan lebih mengagetkan lagi bila mentor Obama sendiri yaitu Abner Mikva menyatakan “Obama will be the first Jewish President Of USA ” dalam Jerusalem Post pada 5 November 2008 .

“Our job is to rebuild the road to real peace and lasting security throughout the region. Our job is to do more than lay out another road map. That effort begins with a clear and strong commitment to the security of Israel : Our strongest ally in the region and its only established democracy. That will always be my starting point.” ucap Obama ketika bicara kepada American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) di Chicago pada 2 Maret 2007.

Nampaknya jika Bush dianggap kejam dan keras terhadap dunia Islam, apa kurangnya dengan Obama? Obama mungkin halus dan “makan dalam”. Musuh yang “silent killer” lebih bahaya dari musuh yang nampak secara nyata. Presiden Amerika tetap Presiden Amerika, mereka datang dari asal yang sama.

Berhati-hatilah kita…

Benar gak ya?

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s