Yang Salah Itu Scanner, Pensil, atau Orangnya?

Nilai UTS sebagian sudah keluar. Hasilnya? Mmm, mungkin lebih baik tidak usah diceritakan.
Nah, sakarang saya mau cerita tentang sesorang yang sedang bernasib buruk. Itu lho, dia itu yakin nilai salah satu mata pelajarannya 9 ke atas. Tahu dari mana? Dia sudah memeriksa jawaban yang dia salin ke kertas lain. Aduuuh… bahasanya kaku banget ya!
Tapi, pas dia ngeliat hasilnya, nilainya malah lima komaan. Syereeem! Itu kok bisa gitu ya? Banyak yang bilang sih itu gara-gara pas ngebuletinnya yang salah. Bisa aja sih. Tapi alhamdulillah sampai sekarang saya nggak pernah ngalamin gituan meski selama ini saya kalau ngebuletin suka asal-asalan. Tapi tetep kepindai tuh… Saya juga bingung, anak yang urutan absennya di atas saya, di kertas hasil huruf-huruf namanya ngak kepindai semuanya. Bolong-bolong gitu hurufnya. Padahal saya waktu ngebuletin semua kotak nama saya isi kecuali dua kotak yang memang disisakan untuk spasi. Heeemmm… nasibku memang baik. Alhamdulillah

*Gak penting banget yah, nulis ginian…

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s