Lampumu Kini Redup

Raut wajahmu datar sekali
Menyimpan kemisteriusan tersendiri
Aku ingin mengetahui
Apa yang kau fikir jika begini

Mengapa perasaamu statis
Padahal jalanmu dinamis
Aku ingin mengubah drastis
Sifatmu yang cenderung apatis

Pernahkah terlintas di benakmu
Ada aku yang menunggu
Hingga hampir batas waktu
Datang dan pergi terus berlalu

Kau mengerti yang baik walau tak besar
Kau mengerti yang buruk walau samar-samar
Sering kali kau merasa benar
Bagai keegoisan tak berpagar

Kau hafal dalil ini dan itu
Menyuruh orang begini dan begitu
Namun hatimu semakin beku
Sama sekali tidak terpengaruh

Apa kau tersenyum kala suka
Apa kau menangis kala duka
Adakah hatimu tergoncangkan
Kala singgah kegembiraan atau kesedihan

Kau nyatakan cinta meski tak kentara
Kau pernah membenci meski tak peduli
Kau tetap saja diam tanpa suara
Lupa akan penjelasan yang belum diberi

Aku mencari suatu tempat
Di mana ada hati yang bersemangat
Hidup, penuh ambisi, juga bersemangat
Mengapa menemukannya sungguh berat

Inikah gambaran sebenarnya tentangmu
Terpisahnya kewajiban dan kenyataan
Berjaraknya akal dan hatimu
Serta menjauhnya ilmu dan amalan

Apakah kau rela
Jika hidup tanpa nyala
Semoga aku dapat membantu
Mengganti lampumu yang kini redup

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s