Kisah di Anak Tangga

Anak tangga pertama
Keharusan percaya
Dengan penuh harapan
Akan adanya Tuhan

Anak tangga berlanjut
Lampau krisis mandiri
Kadang malu kadang ragu
Kembangkan kehendak diri

Anak tangga ketiga
Bermain dan gagasan
Terbit rasa bersalah
Cita sampai tujuan

Anak tangga keempat
Kerja keras semangat
Hilangkan rendah diri
Meraih kompetensi

Anak tangga kelima
Mencari identitas
Terbingung oleh peran
Ditagih loyalitas

Anak tangga keenam
Persahabatan akrab
Namun asing sungguhnya
Keutamaan cinta

Anak tangga kemudian
Saat produktif sekali
Juga saat kemandegan
Sifat yang tanpa peduli

Anak tangga kedelapan
Telah lapuk kejujuran
Tidaklah berpengharapan
Hilang kebijaksanaan

Di anak tangga manakah
Dicabuti dan berhenti
Jangan pernah tuk bencikan
Dulu ruh membuat janji

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s