Monthly Archives: January 2010

Jilbab Wajib Nggak, Sih?

Peserta terakhir itu lain dengan lainnya. Jika lainnya menggunakan rok, ia malah mengenakan celana jeans yang robek sedikit. Bukan hanya penampilan yang membuatnya berbeda, tapi juga isi pidatonya.

“Kali ini saya akan membahas tentang hijab. Sebenarnya hijab itu bukan saja istilah orang islam, tapi juga istilah orang Yahudi zaman dulu,” awalnya masih biasa-biasa saja.

“Orang Arab zaman dulu suka memakai long dress dan memakai kerudung yang hanya menempel kepala. Di bagian dadanya biasanya terlihat, makanya turun ayat ulurkanlah jilbab sampai ke dadamu,” memang, kerudungnya hanya dililitkan ke punggung.

“Mungkin saya akan memberikan materi yang berbeda dengan peserta lainnya,” apa ya?

“Yang saya tahu tidak ada batasan yang jelas dalam aurat wanita,” lho kok.

“Saya tidak mengatakan pemakaian jilbab itu wajib atau tidak. Tapi saya tidak membenarkan pakaian seperti tanktop atau hotpants. Saya menganjurkan pakaian yang sopan,” air muka juri berubah.

“Kalau dibilang untuk keamanan, sebenarnya di masyarakat Indonesia saja yang mengatakan itu senonoh. Tapi kalau di barat, orang biasa saja karena mungkin sudah biasa,” kejahatan juga bisa terjadi karena kesempatan, waspadalah.

“Di al-Qur’an tidak ada dalil yang secara jelas mengatakan rambut perlu ditutupi,” bukankah tutupi semua bagian tubuhmu kecuali yang biasa tampak?

“Kita tidak bisa mengatakan orang yang tidak memakai jilbab itu kafir. Mungkin mereka punya alasan sendiri mengapa tidak berjilbab. Sekali lagi saya tidak mewajibkan atau melarang jilbab. Tetapi saya menganjurkan pakaian yang sopan,” saya menoleh ke penonton di sebelah dan menaikkan alis.

“Saya juga selama ini mencari buku-buku tentang wajib atau tidak menggunakan jilbab. Kemudian saya menemukan banyaknya pandangan tentang itu. Jadi semuanya balik lagi ke kita sendiri,” saya jadi tambah bingung.

“Bukankah di al-Qur’an itu banyak kiasan supaya kita menggunakan akal kita? Kita itu disuruh mikir,” salah satu juri tersenyum.

Saya akui persoalan ini bagai menguraikan benang ruwet yang banayak simpulnya. Topik yang paling sulit dibahas selain babusy syaithan juga babun nisa. Penutupan aurat itu selain ada di al-Qur’an juga diterangkan di banyak hadits. Ketika peserta terakhir itu turun, saya mencoba berbisik dengannya, “Eh, bukannya di hadits ada ya, yang tutupi seluruh tubuhmu…” Dia memotong, “Kecuali ini dan ini, kan?” Dia menunjuk muka dan menyentuh tangan saya. Kalau dia tahu, kenapa dia bisa berpidato seperti tadi?

“Wahai Asma’ sesungguhnya seorang wanita itu apabila telah baligh (haid) maka tidak boleh baginya menampakkan tubuhnya kecuali ini dan ini, seraya menunjukkan wajah dan telapak tangannya.” [HR. Abu Dawud]. Kalau katanya perintah untuk menutup rambut tidak diungkapakan dengan jelas, itu tidak mungkin menyebutkan, rambut itu aurat, leher itu aurat, bahu itu aurat, sekalian saja semua anggota tubuh disebut satu-satu.

Jilbab itu juga bukan untuk alasan keamananan semata. Banyak alasan lain.

Pertama, menjaga kehormatan: Hijab sebagai upaya syar’i untuk menjaga atau melindungi kehormatan, dan mencegah semua hal-hal yang mengakibatkan terjadinya kecurigaan, fitnah dan kerusakan.

Kedua, kesucian hati: “Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka”( QS. al-Ahzâb: 53)

Ketiga, Kemuliaan akhlak atau budi pekerti: Hijab mengajak untuk senantiasa berakhlak mulia, seperti: memiliki sifat ‘iffah, kesopanan, rasa malu dan ghaîrah; serta menjaga diri dari akhlak buruk dan tercela, seperti: tidak punya rasa malu, bertingkah binal, bermoral hina dan rusak.

Keempat, sebagai tanda kesucian diri: “Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu” (QS. al-Ahzâb: 59)

Keenam, menjaga al-hayâ’ atau rasa malu: Dia menyukai kepada rasa malu dan perlindungan.

Ketujuh, hijab bisa mencegah masuknya budaya tabarruj, sufûr dan ikhtilât ke dalam komunitas masyarakat Islam.

Kedelapan, hijab sebagai benteng pertahanan terhadap perzinaan dan budaya serba boleh, sehingga seorang tidak menjadi singgahan bagi laki-laki hidung belang.

Kesembilan, termasuk bagian dari ketakwaan: “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang baik.(QS. al-A’râf:26)

Masih banyak yang lainnya…

Wallahu a’lam

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Di Januari ’10…

Masih membicarakan SCI.

Ternyata, rata-rata muridnya itu ada keturunan Cina. Saya baru tahu waktu lihat tugas silsilah mereka. Memang pantas kalau disebut Siswa Chinese Istimewa. Kok saya bisa masuk ya? Nggak tahu deh. Iya sih, ada beberapa orang yang bilang saya keturunan Cina (hah???). Tapi saya kurang tahu.

Tambah tiga anak baru. Sekarang jumlahnya jadi 26. 10 laki-laki dan 16 perempuan. Banyakan perempuannya nih. Ngomong-ngomong soal anak baru, dua orang telat masuk karena menunggu hasil tes IQ. Mereka tes IQ ulang karena sebelumnya belum mencukupi. Kalau saya jadi mereka sih, nggak mau ikut tes ulang. Yang satu lagi, pindah ke sini dari SMAK 1 (kalau nggak salah itu SMA rangking 1 se-Indonesia). Alasannya supaya lulus cepat buat kuliah ke Jerman. Memangnya di SMAK 1 nggak ada aksel? Katanya sih nggak ada. Mungkin di sana otaknya setingkat SCI semua ya, makanya nggak dibuat.

Anak dari SMAK 1 itu ajaib ternyata. Syahdan, kami ulangan biologi. Dia dapat 90. Tidak paling bagus memang, tertinggi itu 95. Ulangan kedua, (materi sama tapi ulangan kedua selalu pakai Bahasa Inggris). Dia dapat 90. Waduh, udah 90 kok 90 lagi. Materi selanjutnya dapat 95 (apa???). Fiuh. Suatu hari dua kakak kelas SCI ngobrol dengannya. Ternyata lagi, dia dapat beasiswa di SMAK dulu. Katanya juga pernah dapat nobel atau penghargaan apa gitu. Di akhir keajaiban-keajaiban yang disebutkan, dua kakak kelas itu melakukan hal-hal yang aneh. Contohnya meneriakkan kata meninggal, tangan memegang kening, lalu jatuh terbaring ke lantai. Ada lagi, mereka kadang tiba-tiba menyembah anak itu. Melihat itu, saya berbisik ke sebelah, “Jangan-jangan, kalau kita udah semester akhir kayak gitu. Kelamaan di SCI jadi gitu ya.” Jangan sampai.

Kalau soal guru, gurunya baik-baik semua. Tidak ada yang tukang marah seperti guru-guru waktu semester satu. Saya suka terlambat lho, tapi tidak ada yang mengomel. Meski gurunya tidak galak, tetap tidak mengerti pelajaran. Tetapi oh tetapi, ada guru matematika yang galak. Baru masuk hari ini. Katanya, seharusnya dia mengajar berdua. Jadi selama ini ke mana?

Nilai ulangan yang sempurna pertama di semester ini yaitu Bahasa Inggris. Kalau nilai tugas tertinggi itu Biologi. Nilai ulangan terjelek itu Fisika. Saya sendiri bingung kenapa Fisika 1 saya bisa tuntas. Yang bikin sebal, kalau ulangan soal-soalnya di awang-awang. Saya belajar soal-soal di buku, eh yang keluar soal-soal tingkat tinggi. Mungkin memang harus sabar ya.

Saya kangen sama suara ‘assalamu’alaykum’ yang diucapkan ramai-ramai. Pasalnya, kalau pelajaran agama islam sepi sekali. Yang ikut hanya sepuluh orang. Jadi kalau mengucapkan salam ke guru ya cuma 10 orang itu. Sisanya 10 orang Kristen, 3 orang Katholik, dan 3 orang Buddha.

Oya, saya pernah ditanya sama orang di kopaja (bis umum). Waktu saya jawab murid 78, dia kaget, “78? Wah, bagus dong!”. Yampun, nggak usah segitunya lagi. Dia langsung cerita kenalan-kenalannya yang alumni 78. Semuanya jadi orang sukses. Yang saya bingung, kenapa ya orang-orang macam ini beranggapan 78 itu bagus. Orang kayak saya aja bisa diterima. “Sekarang kedisiplinan 78 sudah berkurang ya, dibandingkan lima tahun lalu. Kalau dulu pintu gerbang langsung ditutup setelah bel. Jadi anak yang terlambat itu mau tidak mau pulang” Yah, kalau sekarang begitu tiap hari saya absen dong? Mulai tahun ini pintu gerbang selalu terbuka.

Orang itu juga cerita kenalan-kenalannya yang masuk aksel dan jadi orang sukses. Di akhir cerita, ditanya, “Kalau kamu nggak ambil aksel ya?” Sebenarnya saya jawab ambil, tapi sepertinya tidak dengar. Saat saya jawab, kebisingan lalu lintas menjadi-jadi. (Emang dari tampang gak meyakinkan ya?)

Apa lagi nih? Ya sudahlah, itu saja dulu. Semoga ke depannya bisa jadi lebih baik. Amin

Leave a comment

Filed under Uncategorized

2009 SMP, 2010 SMA, 2011 Kuliah

(Curhat Buat Sahabat)

Kalau hidup saya itu ibarat Twitter, maka yang menempati urutan pertama dalam Trending Topics itu adalah kuliah. Jika kita search kata itu, maka ratusan pengacau eh, pengicau akan berkicau soal itu per detiknya.

Kemarin, ibu saya membicarakan tentang perguruan tinggi. Hari ini, di pertemuan dengan Penasihat Akademik yang dibahas yaitu PMDK. Kalau dengar radio, yang terdengar adalah iklan universitas. Kalau nonton TV, menayangkan mahasiswa. Kalau online, banyak yang mengetik tentang UAS. Kalau baca majalah, yang jadi sorotan itu anak kampus. Kalau lihat mading, isinya poster universitas semua. Kalau bosan dengan ruang kelas reguler lalu sekadar lewat di kelas internasional, yang dilihat tempelan berbagai try out dari universitas internasional. Kalau, kalau, kalau…

Kenapa ya, kok semuanya jadi begitu ya? Kuliah? Bukannya tahun kemarin masih SMP ya? Iya tuh, coba cek blog ini. Kok kuliah ya? Lulus sekolah kapan ya? Berhenti! Saya kan masih kelas 10! Tapi ternyata… lulusnya tahun depan. Kalau dipikir-pikir, memang harus dipikirkan dari sekarang. Setahun itu bukan sesuatu yang lama. Kok jadi pusing sih? Udah ah!

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Grup Tukang Tipu di Facebook

(Buat yang belum tahu)

Jangan mau gabung di grup tukang tipu.
Biasanya di keterangan ada tulisan begini.

Langkah-langkahnya :
1. KLIK “Join this Group” ATAU “Gabung ke Grup Ini”

2. KLIK “Invite People to Join” ATAU “Undang Orang untuk Bergabung”

3. CENTANG Semua teman anda, (INGAT..! SEMUA TEMAN)

4. KLIK Tombol “Send Invitations” ATAU “Kirim Undangan”

Namun tidak ada penjelasan selanjutnya yang bisa digunakan. Kecuali kalau penjelasan selanjutnya memang benar.

Pemilik grup tidak akan tahu apakah kita sudah mengirim undangan apa belum. Saya sendiri mempunyai grup (meski anggotanya cuma 1000-an dan jarang diurus) tapi tidak pernah tahu apa anggota saya mengundang teman atau tidak.

Sekedar catatan, sebaiknya kamu jangan asal-asalan mengkonfirmasi semua undangan yang ada, karena nantinya repot sendiri. Buat para pemilik grup, jangan sering-sering mengirim pesan, karena kalau kebanyakan nanti juga percuma kalau tidak dibaca.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

(Tebak) Tempat Jatuh Ikan

Pesanan dari Dik Dica Oke.

Seperti biasa, matikan semua audio. Buat suasana sehening mungkin.

Rileks. (Masalahnya disingkirkan dulu ya).

Konsentrasi.

Bayangkan anda ada di sebuah sungai beraliran tenang. Airnya jernih dan banyak ikan.

Anda kemudian memutuskan untuk memancing.

Anda melempar kail.

Tak lama kemudian. Pancing anda bergoyang tanda dapat ikan.

Sepertinya ikannya besar, maka kesulitan untuk menarik.

Tapi anda tetap berusaha untuk menariknya.

Anda berhasil dan ikan itu mengenai salah satu bagian tubuh anda.

Pertanyaan : Bagian apakah yang dikenai ikan pada tubuh anda?
a. Kepala
b. Perut
c. Kaki

Jawab seperti yang anda bayangkan.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Arti Nama ID Saya

Bismillah…

Dapat timpukan dari Akh Chusnul Mustain.

Latar Belakang

Nama adalah sebutan atau label yang diberikan kepada benda, orang, tempat, produk (misalnya merek produk) dan bahkan gagasan atau konsep, yang biasanya digunakan untuk membedakan satu sama lain. Nama dapat dipakai untuk mengenali sekelompok atau hanya sebuah benda dalam konteks yang unik mapun yang diberikan.

Tujuan
Tiada lain tujuan dari penulisan ini adalah:

  • Membuat orang lain kena timpuk juga (yang sabar ya).
  • Meramaikan situs ini karena menulis itu sepenting bernapas.

Landasan Teori
ID saya berawal dari dua kata, latansa dan ide.

latansa
Berasal dari nama depan saya. Berasal dari Bahasa Arab yang artinya jangan lupa. Saya sudah sering membahas soal nama saya, jadi tidak usah panjang lebar.

ide
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ide adalah rancangan yang tersusun di pikiran. Artinya sama dengan gagasan atau cita-cita. Ide dalam kajian Filsafat Yunani maupun Filsafat Islam menyangkut suatu gambaran imajinal utuh yang melintas cepat. Misalnya ide tentang sendok, muncul dalam bentuk sendok yang utuh di pikiran. Selama ide belum dituangkan menjadi suatu konsep dengan tulisan maupun gambar yang nyata, maka ide masih berada di dalam pikiran.

Maksud awal sebenarnya buka ide dalam arti harfiah, tetapi IDE dari nama saya, yaitu Izzata Dien Elam. Maka itu, situs ini berjudul IDE-IDE Latansa, bukan Ide-Ide Latansa.Beruntunglah bagi yang membaca kiriman ini. Perdana saya menuliskan nama lengkap di sini.

Pembahasan
Terserah mau menafsirkan apa dari ID ini. Selama itu bukan hal buruk, saya memberi apresiasi yang besar pada yang menafsirkan.

Kesimpulan
latansaide
ID ini merupakan ID dari semua ID online yang saya miliki, kecuali alamat surel telkom, latanplat@telkom.net. Berhubung bertahun tak dibuka, mungkin sudah hangus. Pernah juga pakai ID latansaizz untuk yahoo, hangus karena satu semester kemudian baru dibuka. Semoga penamaan ID ini bisa menjadi ciri khas dan membuat saya tidak pernah kering ide.

Daftar Pustaka

  • Internet
  • Tulisan Sebelumnya
  • Ide dari Otak


Lanjutkan timpukannya! Tulis arti nama ID-mu!

2 Comments

Filed under Uncategorized

Arti Nama ID Saya

Bismillah…

Dapat timpukan dari Akh Chusnul Mustain.

Latar Belakang

Nama adalah sebutan atau label yang diberikan kepada benda, orang, tempat, produk (misalnya merek produk) dan bahkan gagasan atau konsep, yang biasanya digunakan untuk membedakan satu sama lain. Nama dapat dipakai untuk mengenali sekelompok atau hanya sebuah benda dalam konteks yang unik mapun yang diberikan.

Tujuan
Tiada lain tujuan dari penulisan ini adalah:

  • Membuat orang lain kena timpuk juga (yang sabar ya).
  • Meramaikan situs ini karena menulis itu sepenting bernapas.

Landasan Teori
ID saya berawal dari dua kata, latansa dan ide.

latansa
Berasal dari nama depan saya. Berasal dari Bahasa Arab yang artinya jangan lupa. Saya sudah sering membahas soal nama saya, jadi tidak usah panjang lebar.

ide
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ide adalah rancangan yang tersusun di pikiran. Artinya sama dengan gagasan atau cita-cita. Ide dalam kajian Filsafat Yunani maupun Filsafat Islam menyangkut suatu gambaran imajinal utuh yang melintas cepat. Misalnya ide tentang sendok, muncul dalam bentuk sendok yang utuh di pikiran. Selama ide belum dituangkan menjadi suatu konsep dengan tulisan maupun gambar yang nyata, maka ide masih berada di dalam pikiran.

Maksud awal sebenarnya buka ide dalam arti harfiah, tetapi IDE dari nama saya, yaitu Izzata Dien Elam. Maka itu, situs ini berjudul IDE-IDE Latansa, bukan Ide-Ide Latansa.Beruntunglah bagi yang membaca kiriman ini. Perdana saya menuliskan nama lengkap di sini.

Pembahasan
Terserah mau menafsirkan apa dari ID ini. Selama itu bukan hal buruk, saya memberi apresiasi yang besar pada yang menafsirkan.

Kesimpulan
latansaide
ID ini merupakan ID dari semua ID online yang saya miliki, kecuali alamat surel telkom, latanplat@telkom.net. Berhubung bertahun tak dibuka, mungkin sudah hangus. Pernah juga pakai ID latansaizz untuk yahoo, hangus karena satu semester kemudian baru dibuka. Semoga penamaan ID ini bisa menjadi ciri khas dan membuat saya tidak pernah kering ide.

Daftar Pustaka

  • Internet
  • Tulisan Sebelumnya
  • Ide dari Otak


Lanjutkan timpukannya! Tulis arti nama ID-mu!

3 Comments

Filed under Uncategorized