Yen Yen dan Rembo

Toko itu menjual oleh-oleh jajanan khas Lampung. Biar pun sudah malam tempat itu masih ramai karena terkenal dan tidak membuka cabang. Di papan nama tersebut tertulis Manisan Lampung Yen Yen. Di sampingnya gambar ayam.

Sepupu saya yang masih kecil berkata, “Mbak Eldien, kita sekarang ke Rembo.” Dia memanggil saya Mbak Eldien (baca: Eldin) , tak perlulah saya jelaskan, karena kalian pasti sudah muak membahas nama. “Rembo itu apaan sih?” kata saya. “Itu lho, yang di Atuk” katanya. Oh, ternyata fansnya Upin Ipin. Rembo itu nama ayamnya Atuk.

Masuk ke dalam kami memilih keripik pisang dan dodol durian. Lalu anak kecil itu membaca kotak keripik, “Aneka…”. Ia melanjutkan lagi sambil menengok ke arah saya, “Aneka Mbak Eldien…” . Dengan muka yang saya paksa tersenyum saya menjawab, “Iya, ada Keripik Mbak Eldien, Stick Mbak Eldien, Mbak Eldien goreng, Mbak Eldien panggang…” Katanya,” Mbak Eldien-nya banyak sekali. Semuanya isinya Mbak Eldien” Sambil mengepakkan tangan ke arah toko. Dalam hati saya berkata mana ada yang mau makan saya…

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s