Monthly Archives: February 2010

Tulisan Super Penting untuk Anonim

Yang lain juga boleh baca kok.

Pertama, saya tahu tulisan-tulisan di sini ada yang baca (gede rumangsa). Siapa pun itu. Ada yang meninggalkan komentar, meninggalkan namanya di history. Atau tidak sama sekali. Mungkin karena diatur tidak meninggalkan jejak, sengaja tidak log in, atau tidak punya akun multiply. (Baru sadar, ternyata mama juga suka baca).

Kedua, memang tidak diharuskan untuk berkata, “Hai Latansa, aku udah baca blogmu yang judulnya bla bla, komentarku bla bla.” Tidak, sungguh tidak harus, tapi dibolehkan, dan saya pun tidak menghapusnya kecuali dihapus atau terhapus sendiri.

Ketiga, -ini yang paling penting- maafkan semua tulisan yang pernah menyinggung perasaan. Saya tahu, ada banyak yang tersinggung karena :

  • bisa dibaca semua orang
  • polos sekali
  • blak-blakan (itu kata anonim).

Sungguh, saya menyesal sekali kalau ada yang bilang, “taukah kamu, ada yang tersinggung waktu membaca blog ‘tanpa sensor’ ku itu, dan kamu tau itu siapa ? mungkin kamu tau …. haha.” Saya takut, tertawa itu hanya bermaksud untuk menutupi kesedihan yang mendalam. Di sini memang tanpa sensor, tapi nama disensor.

Keempat, kamu pernah tanya, “Kamu kalau curhat sama siapa?” saya diam. “Temankah? Seseorang di keluargakah? Atau siapa?” diam lagi. Maaf, saya cuma bisa diam karena saya belum menemukan seorang manusia yang sanggup menjaga rahasia, sampai saat ini. Ada teman yang pernah bilang kalau tidak mau dikhianati, katakan saja semuanya pada orang yang kau temui di jalan. Itu sulit, yang mau mendengar cerita saya saja sedikit, apalagi yang mengerti. Memang, cuma Allah SWT satu-satunya yang mengerti dan kasih sayangnya tak terbatas.

Terakhir, saya juga mau katakan no comment and thanks for your post!

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Separuh Jiwaku Pergi


Apa kau tersenyum kala suka
Apa kau menangis kala duka
Adakah hatimu tergoncangkan
Kala singgah kegembiraan atau kesedihan

Pernah merasakan seperti ini?

saya tidak tahu akhir-akhir ini kenapa . bingung , gelisah , cemas , sedih , pengin nangis , pengin teriak . ada sesuatu yang mengganjal di hati saya , di kepala saya . jujur saja , saya (didepan teman-teman saya )masih bisa ketawa lepas , masih bisa bercandaan , masih bisa senyum , tapi .. saya di rumah bisa menangis sesenggukan , menangis tanpa sebab yang jelas . satu-satunya cara untuk melupakan sementara itu semua adalah , saya menangis sepuasnya , dzikir asmaul husna , al-fatihah berulang-ulang . semuanya lebur sudah , semuanya hancur sudah … tak tau bagaimana ketika saya saat itu …

tapi …. 😦 semua kegelisahan , kecemasan , datang lagi .. saya di sekolah sudah tak bisa berpura-pura lagi , di depan teman-teman saya .. say tak bisa melihatkan wajah ‘palsu’ saya sebelumnya . saya tiba-tiba menjadi orang dingdong super luar biasa .. teman saya sampai heran ” kamu ini kenapa sih ?” . saya hanya menjawab ” tidak tahu” .. saya hanya bisa diam , tak bisa usil , mencoret-coret kertas coret-coretan saya , membabak belurkan botol air mineral teman saya ..

saya benar-benar tidak tahu , sampai sekarang saya belum tahu saya ini sedang kenapa .. satu hal yang saya takuti dari ini semua adalah , saya tengah jauh dengan Pencipta saya ,.. hal yang paling saya takutkan , saya tak mau seperti dulu lagi … *

Atau ini?

Saya bingung… Mengapa? Saya tak tahu. Kini saya tak lagi merasa sama, seperti yang dulu.
Tuhan, saya merasa kehilangan jiwa saya. Jiwa yang entah kemana.
Saya hanya bisa terdiam, melihat wajah-wajah orang terdekat di sekitar saya. Saya tatap wajah mereka semua. Aaaah.. Siapa mereka? Siapa dia? Saya merasa tidak mengenalnya. Ya, saya tidak mengenal siapa keluarga saya. Bahkan saya tidak mengenal siapa diri saya.
Yaa Rabb, Kau pasti sudah dengar. Apa yang saya ucapkan setiap saya sadar dari lamunan saya.. “Saya? Mengapa saya masih diberikan kesempatan oleh Engkau untuk hidup? Mengapa saya merasa seperti ini? Ini bukan saya.. Saya hampir mati. Ini bukan saya… Sungguh, ini bukan saya”

Jiwa saya hilang.. Jiwa saya pergi, meninggalkan saya sendiri…. disini.

Tuhan, apa yang salah dengan saya? Tak ada senyuman lagi di setiap hari saya. Saya merasa hidup saya hanya setengah. Sisanya? Entah kemana.. Saya yakin, hanya Kau yang tahu kemana jiwa saya. Saya percaya, Kau yang tahu untuk apa cobaan ini Kau berikan.

Tuhan, bukannya saya mengeluh. Saya hanya merasa…… berbeda.

Tuhan, saya sangat yakin Kau tahu semua perasaan saya, tanpa perlu saya ucapkan untuk yang keseribu kalinya. Kau lihat, Kau dengar, Kau tahu. Pasti Kau tahu.*

Ternyata jawabannya ada di sini:
Bila hati gelisah
Tak tenang, tak tentram
Bila hatimu goyah
Terluka, merana

Jauhkah hati ini dari Tuhan dari Allah
Hilangkah dalam hati dzikirku,imanku
Hanya dengan Allah
Hatimu akan menjadi tenang

Dengan mengingat Allah
Hilanglah semua kegelisahaan
Cukuplah hanya Allah
Hati bergantung dan berserah diri

*maaf ya, tulisannya saya salin

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Berbagai Teori Tentang Orang Bodoh

Bismillahirrahmanirrahim

Dari dulu, saya bertanya-tanya, mengapa ada jahiliyah? Apakah mereka benar-benar bodoh? Mengapa mereka sangat menentang orang-orang beriman? Apa hanya karena takut pengikutnya menjadi sedikit? Mengapa bias ada orang-orang yang sampai akhir hayatnya tak juga beriman walau telah ditunjukkan berkali-kali jalan keselamatan? Mengapa ada orang-orang yang mengkultuskan nabinya padahal jelas-jelas nabinya berkata bahwa ia hanya manusia? Mengapa ada orang-orang yang sangat semaunya sampai harus mengaku-aku kalau dia tuhan? Dan masih banyak pertanyaan lainnya.

Jahiliyah itu artinya bodoh. Tapi sangat tidak mungkin jika bodoh yang dimaksud itu tidak bisa calistung, berpendidikan rendah, atau orang-orang dengan intelegensia di bawah rata-rata. Coba kita lihat, perbuatannya adalah buah karya dari taktik yang tidak sembarang.

Saya jadi ingat obrolan tadi, seorang teman saya berkata, “Kenapa ya, orang pintar yang gue tahu itu kebanyakan jadi orang jahat?” Untuk beberapa kejap kami terdiam, masing-masing menggumamkan doa, “Izinkanlah aku menjadi orang pintar, tapi janganlah Engkau membuat aku menjadi orang jahat.”

Memang, beberapa orang pintar itu akan menjadimorang yang jahat. Contohnya metode ilmu kalam, yaitu menempatkan akal sebagai hakim tertinggi kebenaran. Sayang tidak ada batasan. Semua mengklaim kebenaran di pihaknya setelah memikirkan hakikat tentang tuhan , manusia, kebenaran, alam, dan kehidupan. Mimpi besar mereka, menyingkap hakikat ketuhanan justru menghasilkan berbagai pemikiran aneh yang sifatnya akal-akalan.

Pakar Ilmu Kalam, Muhammad ibn ‘Abdul Karim Asysyahrastani berkata, “Telah kujelajahi balai-balai pendidikan ilmu kalam itu seluruhnya, dan kuarahkan mataku di antara rambu-rambunya. Namun yang kutemui hanyalah orang yang duduk bertafakur kebingungan, atau gemeretak giginya karena menyesal.”

Semoga kita tidak terlalu meninggikan akal kita sehingga menjadi orang-orang jahiliyah. Berikut beberapa teori tentang jahiliyah.

1. Teori Bapak Kebodohan
Ia bernama ‘Amr ibn Hisyam, lebih dikenal sebagai Abu Jahl, beberapa orang memanggilnya Abul Hakam. Itu artinya ia masuk dalam lingkaran pemerintahan (hukumah), memiliki hikmah kebijakan (Hakiim) dan memiliki kewenangan legislasi dan yudikasi karena kecerdasan dan ilmunya (Haakim).

Jahiliah bisa lahir dari rahim ketidaktahuan yang diiringi persangkaan, kedunguan dan logika yang dipaksakan, kesalahpahaman yang diwarisi temurun, tapi tak jarang dari oknum berpengetahuan yang sombong dan gengsi, atau kekuasaan menindas yang tak ingin kehilangan posisi.

2. Teori Perantara
‘Amr ibn Luhay, dikenal sebagai orang yang penuh kebajikan, penuh derma dan shadaqah, serta apresiatif dalam urusan agama. Suatu hari ia pergi ke Negeri maju bernama Syam, pulangnya ia membawa Hubal (patung berhala) yang alirang menyembah barhalanya diikuti dataran Hijjaz sampai Yaman. Bergabung dengan Manata, Lataa, dan Uzza. Ia juga melakukan penggalian berhala kaum Nuh yang konon di sekitar Jiddah, dia berhasil. Bahkan ritual haji pun diubah sehingga dibuat niatnya menjadi karena berhala. Dia bias membuat banyak daerah menjadi penyembah berhala hanya sebab melihat negeri maju yang menyembah berhala dan menganggap itu kebenaran.

3. Teori Logika Perantara
Menurut teori ini, “Allah adalah Dzat yang menciptakan kita. Dia itu Maha Tinggi, Maha Mulia, dan Maha Suci. Kita hanya makhluk rendah, hina, dan penuh noda. Sungguh tak pantas makhluk yang rendah, hina, dan penuh noda, menengadah langsung. Jadi kita butuh perantara.”

Contohnya Al Lataa, ditafsir sebagai bentuk feminine dari kata Allah. Jika datang jama’ah haji ke Makkah, maka mereka mampir ke rumah Lataa, menikmati roti, minum, dan meminta akomodasi.

Logikanya, “Mintalah hal yang remeh-temeh kepada Lataa. Minta kepada Allah tidak pantas. Pasti karena ‘jasanya’, Lataa sudah diberi banyak kewenangan oleh Allah di surga sana untuk menentukan nasib kita di dunia. Buat apa menyembah Allah kalau Lataa lebih pengertian?”

4. Teori Ajaran Nenek Moyang
Menurut teori ini, “Bapak-bapak kita berada di atas suatu nilai, dan kita akan mendapat petunjuk dengan mengikuti jejaknya. Salah satu penganut teori ini adalah Abu Thalib, biar pun Muhammad SAW menangis di sisinya untuk mengucapkan Laa Ilaha Illallah menjelang kematiannya, namun gumaman terakhirnya adalah, “Tetap pada agama ‘Abdul Muthalib. Tetap pada millah nenek moyang.” Ayat ke-170 surah Al-Baqarah berbunyi, “Apakah demikian, walau pun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui sesuatu apa pun, dan tidak mendapat petunjuk?”

5. Teori Bukit Shafa
Suatu hari, Muhammad SAW mengumpulkan Bangsa Quraisy di Bukit Shafa, lalu menjelaskan pada semuanya bahwa ia adalah pembawa kabar gembira. Namun Abu Lahab maju sambil mengacungkan telunjuk ke wajah Rasulullah, “Binasa engkau Muhammad! Apakah untuk urusan seremeh ini kami semua kau kumpulkan!” Saat itu turun ayat, “Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa!”

Untuk apa Abu Lahab marah-marah? Ini dia. Apa jadinya bisnis peribadahan pagan yang menghidupi dirinya dan penduduk Makkah jika ajaran Muhammad itu diterima? Apa jadinya jika Quraisy tak lagi menjadi pemimpin seluruh jazirah dalam system kepercayaan yang menurut mereka adalah warisan Ibrahim meski ia sendiri ragu tentang itu? Apa jadinya jika budak sekedudukan dengan tuannya? Ah, ia tak bisa membayangkan betapa kacau hidupnya kelak. Laa ilaaha illallah berarti penghapusan terhadap segala klaim yang selama ini menjadi sumber penghidupan dan kedudukannya.

6. Teori Fir’aunis
Teori ini dipelopori oleh Fir’aun : menginjak, memperbudak, menyeleweng, dan mempertuhan diri.

Salah satu penganut teori ini adalah Napoleon Bonaparte, tepatnya 1798, Napoleon menyerbu Mesir, negeri kaum muslimin. Negeri di mana Fir’aun pernah mengabadikan namanya sebagai Sang Tiran. Mungkin ada benarnya jika ada yang mengatakan bahwa dari sinilah, -dari Fir’aun-, Napoleon belajar menjadi Tiran Eropa.

7. Teori Wacana
Teori ini mencoba memproduksi pemikiran jahiliyah dengan wacana, padahal wacana selalu memegang peranan penting yang menentukan arah perjalanan suatu masyarakat.

Inayet Nahvi pernah menulis sebuah buku berjudul ADL, Censors of The Universe. ADL, kependekan dari Anti Defamation League, adalah kumpulan aktivis pro-zionis di Amerika yang memusatkan kegiatannya pada propaganda melalui pers untuk mendukung Zionisme dan menangkis semua berita yang merugikan Israel dan Zionisme.

8. Teori Kaum Musa
Teori ini seperti beberapa pengikut Musa alaihissalam, mereka membersamai Musa a.s. dalam langkah kakinya saja, belum dalam keimanannya. Bisa diartikan, hanya mengaku beriman, tapi hatinya entah ke mana.

9. Teori Ekonomi Pasar
Kata Abu Bakr Shiddiq, jika pasar memenangi Masjid, maka Masjid akan mati. Tapi jika Masjid memenangi pasar, maka pasar akan hidup.

Berhala-berhala itu namanya pasar (mall, plaza, hypermarket, supermarket, minimarket, dsb). Coba lihat, di mana-mana ia selalu ramai pengunjung. Demi mode dan trend rela bersusah payah. Hmmm… bersusah payah ditambah kepanasan.

Yah, masih banyak yang lainnya. Semoga saja kita tidak menganut satu pun dari berbagai teori ini. Tulisan ini masih banyak keurangannya, maafkan saja dan mohon dikoreksi ya.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Konektor RJ45 yang Gagal

SCI di Bulan Februari 2010…

Berikut suara-suara yang terdengar di kelas TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) 1.

“Putih oren, oren, hijau, putih biru, biru, putih hijau…”

“Bacain papan tulis dong!”

“Gue pinjam tang!”

“Tolong pegangin ini deh…”

“Yah, multitesternya nggak mau nyala!”

“Gue bisa stress kalau begini terus…”

“Makanya jangan dibawa stress, santai aja…”

“Yes! Gue udah bisa!”

Mayoritas murid tidak bisa langsung jadi, sering salah dulu. Kesimpulannya, anak-anak SCI tidak cocok menjadi ahli teknisi.

Alhamdulillah, setelah sekian kali salah, saya akhirnya bisa meneyelesaikan kabel UTP Straight dan Crossover. Tugas ini saya selesaikan dalam waktu kurang lebih dua jam. Lama banget ya!

Btw, setelah ini harus belajar. Udah tiap hari ulangan harian, eh, minggu depan UTS.

HAPPY EXAM!

Lampiran:

Kalau tidak ahu apa itu kabel UTP, bisa baca di sini.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Kirim Ulang – Ketika Latansa Bicara Cinta (Perang Kata)

Ini versi Bahasa Indonesia dari sini . Maaf kalau kata-katanya terlalu aneh, semoga tidak ada yang bersedih.

Latansa: Bertuturlah cinta
Mengucap satu nama
Seindah goresan sabdamu dalam kitabku
Cinta yang Bertasbih
Mengutus Hati ini
Kusandarkan hidup dan matiku padamu

Mungkin akan ada cerita cinta
Namun ada saja Cobaan hidup
Seakan aku hina
Tuhan berikanlah aku cinta
Untuk temaniku dalam sepi Tangkap aku dalam terangMu
Biarkan lah aku punya cinta
Tuhan berikanlah aku cinta
Aku juga berhak bahagia
Berikan restu dan halalMu
Tuhan beri aku cinta…

Isma : bisikkan doaku dalam butiran tasbih kupanjatkan pintaku pada MU MAHA CINTA sudah di ubun ubun cinta mengusik resah tak bisa kupaksa walau hatiku menjerit ketika cinta bertasbih nadiku berdenyut merdu kembang kempis dadaku merangkai butir cinta garis tangan tergambar tak bisa aku menentang sujud syukur pada MU atas segala CINTA

Latansa : Dari dalam hatiku tak pernah menyadari

mengapa begini, aku yang s’lalu hidup

dalam kasih berwarna-warni Hingga kini disaat aku mulai merasakan

yang tak pernah kurasakan sebelumnya

hal yang terindah

Vhiikaa: Saya percaya hatiku
Apa lagi yang bisa saya lakukan
Ketika setiap bagian dari setiap pikiran membawa saya langsung kepada Anda

Aku percaya hatiku ada pilihan lain
Untuk saat ini setiap kali hati saya berbicara, saya hanya bisa mendengar suara Anda

Latansa : Kasih dengarlah hatiku berbicara
Kasih izinkan diriku bertanya
Bisakah cinta bersemi
Mengundang restu Ilahi
Adakah bahagia yang diimpi Menjadi satu realiti

Titu: Cinta itu racun menular yang dibuat oleh ular hitam berbisa ..
merangkak dari gua neraka ..
Lihat racunnya sesegar embun ..
seperti hausnya kerakusan ..
tetapi sesudah itu akan menyebabkan rasa sakit yang memabukkan sampai mereka mati perlahan ..

Latansa: Mengatakan aku cinta padamu
Bukankah kata-kata
Saya ingin mendengar dari Anda
Bukan berarti aku ingin kau

Titu: Aku ingin selalu kau ada di hatiku ..
Aku benar-benar rindu padamu ..
mana pun aku berada ..
Aku masih mencintaimu ..

Hhhaa ..

Latansa: Tidak untuk mengatakan
tetapi jika Anda hanya tahu
Betapa mudahnya
akan untuk
bagaimana Anda merasa lebih daripada kata-kata
semua harus Anda lakukan
untuk membuatnya nyata
Maka Anda tidak akan
katakan
bahwa kau mencintaiku
karena aku sudah tahu

Hehe..

Vhiikaa: Aku terinspirasi
dan harapan untuk masing-masing dan sehari-hari
bagaimana saya tahu bahwa segala sesuatu akan berubah

jadi bagaimana bisa aku berpura-pura bahwa aku tidak tahu
apa yang akan terjadi
ketika setiap detik
ketika setiap menit

jiwa lain hilang

dan saya percaya bahwa dalam hidup saya
ku akan melihat
mengakhiri keputusasaan
atau menyerah
atau penderitaan

maka kita semua berdiri
bersama-sama sekali ini
maka tidak seorang pun akan tertinggal di belakang

membela kehidupan
membela cinta!

Hahaha

Latansa: @ Vhiikaa

Aku terlalu malu untuk bertanya, aku terlalu bangga untuk kehilangan
Tapi cepat atau lambat aku harus memilih
Dan sekali lagi aku sedang berpikir tentang Mengambil jalan keluar yang mudah

Vhiikaa : Tuu laguu apa isi hati siih ??

Aku demam
berlari seperti api
untuk anda saya akan pergi jauh-jauh …
membawa Anda lebih tinggi
kutetap mantap
karena mantap adalah bagaimana kumerasakannya
mengalahkan ini begitu berat, sungguh berat
Anda akan merasakannya!

Latansa : Lagunya Westlife.
Terus sekarang
Sulit bagi saya untuk mengatakan bahwa saya ***
Aku hanya ingin kau menunggu

Vhiikaa: Katakanlah Aku *** apaan??
Mengapa saya terus berjalan dari kebenaran
Semua yang pernah kupikir adalah tentang Anda
Kaubuatku jadi terhipnotis Jadi terpesona
Dan saya baru saja tahu!! Ehemm

Latansa: Penyebabnya mungkin
Bahwa Anda akan pernah merasakan hal yang sama
Tentang aku, hanya terlalu banyak, hanya terlalu banyak

Arie : Karena Anda hidup dan napas
Karena Anda membuat saya percaya pada diri saya ketika tidak ada yang bisa membantu
Karena Anda seorang gadis
Kataku
Seperti salah satu bintang di langit

Latansa : Apakah Anda pernah berpikir ketika Anda sendirian
Semua yang kita dapat, di mana hal ini dapat pergi?
Apakah saya gila atau ***?
Apakah nyata atau hubungan lain?

Vhiikaa: Aku nggak mau bangun
sebelum mimpi
selesai
aku akan membuat semuanya milikku

Latansa: Apakah Anda menangkap napas ketika saya melihat Anda?
Apakah Anda menahan diri seperti cara saya lakukan?
Karena aku sudah mencoba dan mencoba berjalan pergi
Tapi aku tahu naksir ini tidak akan pergi

Vhiikaa: Pergi, jauh
Aku akan membawa Anda ke sebuah tempat
fantasi ini Anda dan saya saya bisa merasakan Anda
bergegas melalui pembuluh darah
ada sebuah gagasan dalam hatiku
kutidak akan pernah sama

Latansa: Apakah kita hanya berteman? Apakah ada lagi? Apakah ada lagi?

Ada yang mau menambahkan percakapan ini?

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Naik Motor

Sampai umur yang sudah tua ini, saya tidak pernah naik motor (menyetir) sendiri. Ke mana pun. Di dalam komplek pun tak pernah. Padahal perjuangan belajarnya susah. Saya pernah masuk got gara-gara menoleh tapi gasnya terputar. Biasanya sih, selalu dibonceng atau naik angkot ke mana-mana. Jadi selama ini tidak masalah. Tapi ingin deh, bisa pergi naik motor. Sebenarnya bisa, tapi nggak berani. Hampir tiap hari melihat kecelakaan motor. Mengalaminya juga sering. Kalau meleng sedikit saja bisa kecelakaan. Kalau kecelakaan sudah pasti kena manusianya. Naik motor juga harus pakai konsentrasi penuh. Agak susah kalau dilakukan sambil tidur atau melamun. Tapi lebih bahaya lagi naik motor sambil makan, baca buku, nonton TV, dll. Ngeri juga kalau kendaraan lain lewat dengan cepat dan itu hanya beberapa milimeter dari badan kita. Apalagi yang berbadan besar seperti bus umum. Kepanasan iya, kehujanan iya. Tangan kanan harus selalu di tempat. Miring sedikit bisa jatuh. Kalau pakai motor matic lebih enak, tapi di rumah nggak ada. Ya udah deh, nanti belajar naik mobil aja.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Jakarta Kebanjiran (Lagi)

Berawal dari hari Kamis (18/2), hujan turun sejak subuh. Saya berangkat dibonceng naik motor pakai jas hujan. Di jalan saya membaca materi fisika. Lama-lama, tulisannya luntur dan tidak bisa dibaca lagi. Kertasnya lembek dan tepinya robek. Baru sadar kalau hujan tambah deras. Lewat Studio RCTI, banyak genangan air di jalanan. Kok tergenang ya? Hujan tambah deras. Banyak pengendara yang berteduh di bawah fly over dan jembatan. Ini bulan apa ya? Februari… Jika hujan deras di Bulan Februari maka biasanya banjir. Dua dan tiga tahun lalu pun begitu. Sampai- sampai berita ini membanjiri berita TV, koran, majalah, juga internet.

Jalanan macet, saat melalui jalan di samping jalan tol, banjir sudah selutut. Air di jalan tol turun ke situ. Untungnya masih bisa dilewati. Ketika lewat di Pusdiklat Pajak, banyak kepala-kepala botak putih-hitam berlari-lari memegang payung. Berbeloklah saya ke Komplek Pajak. Macet lebih panjang dari biasanya.

Akhirnya saya turun dan berjalan di trotoar. Di trotoar ada murid yang berbalik ingin pulang. Mungkin sudah terlambat sekali hingga hatinya ciut. Tapi dipaksa oleh temannya pergi ke sekolah, “Apa-apaan lu, udah mau nyampe ini. Tunjukin dong kita itu ada tanggung jawabnya.” Benar saja, saya lihat jam di pos jaga, jam tujuh. Telat setengah jam. Saa berlari menuju ruangan saya. Payung-payung terparkir dengan rapi di koridor. Badan saya basah. Saya menguatkan diri masuk ruangan. Jeng jeng jeng! Ulangan! Aduh, untung gurunya masih membolehkan masuk. Meski hujan deras, muridnya masih lengkap. Fiuhhh…

Dan sekarang Hari Jumat (19/2) jam 4.35 WIB. Hujan turun sejak malam. Berangkat nggak ya?

Leave a comment

Filed under Uncategorized