Tuh, Orang Cina

SCI di Maret 2010

Pada suatu hari, seperti biasa ada presentasi. Kadang-kadang saya juga berpikir, apa gunanya pengajar kalau yang menyampaikan materi itu siswa? Ternyata pengajar berguna untuk memberi nilai dan tugas (canda…). Nama mata pelajarannya Pendidikan Kewarganegaraan 1, kebetulan materinya tentang kewarganegaraan (ya iyalah). Salah seorang peserta mengajukan pertanyaan, “Kenapa ada perbedaan dalam Chinese dan orang Indonesia asli, padahal statusnya sama-sama warga negara Indonesia? Kenapa masih ada yang membeda-bedakan itu orang Cina, itu orang Indonesia, padahal orang Cina itu lahir, besar, dan tinggal di Indonesia?”.

Seorang teman saya, sebut saja Mawar, menunjuk-nunjuk Melati (sebut saja begitu), “Melati tuh, orang Cina.”

Saya pun langsung berpandangan dengan Anggrek, seorang Sunda.

Lalu dia pun berkomentar, “Kalau gue yang ngomong gitu sih wajar, nah ini yang ngomong si Mawar.”

“Emangnya Mawar orang apa?” kata saya.

“Orang Indonesia?” jawabnya.

“Suku apa?” tanya saya lagi.

Mawar cuma bisa cengengesan. Padahal dia sendiri orang Cina, tapi malah nunjuk-nunjuk orang. Ternyata semakin bertambah hari, orang-orang di kelas Siswa Chinese Istimewa (SCI) semakin aneh (termasuk yang nulis).

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s