Monthly Archives: April 2010

PALEMBANG (INDONESIA)

Palembang is the capital city of South Sumatra Province of Indonesia. It was formerly known as the capital city of the ancient Kingdom of Srivijaya. Located on the Musi River banks on the east coast of southern Sumatra island, it has an area of 400,61 square kilometres and a population of 1.441.500. Palembang is the second-largest city in Sumatra after Medan and the seventh-largest city in Indonesia.

Palembang landmarks include the Ampera bridge and the Musi River which divides the city into two, Seberang Ilir to the north and Seberang Ulu to the south. The Seberang Ilir is the economic and cultural centre and the Seberang Ulu is the political centre.

It is sometimes nicknamed “Venice of the east“.

There are many places worth visiting like Ampera Bridge and The Masjid of Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. An interesting place to visit is Fort Kuto Besak.

There are many things to do in Palembang and it is a great place for culinary trip. You can also watch the home base of the football club Palembang, Sriwijaya Football Club. Sriwijaya FC, which is the pride of the Palembang community football club. As well as that, there are other many places to visit like Musi River and Kemarao Island.

Extra Information


Ampera Bridge The bridge that spread above Musi River is becomes the main characteristic of Palembang city. It was built on 1962 – 1965. Ampera Bridge has 78m high of tower. However, the special feature of this bridge that it can be opened and closed, the mechanism is no longer working, whereas is fact, it is the only bridge in Indonesia with the open-and-closed mechanism. Now it is only history. The bridge has to be lifted up of the middle shares each time there every king sized ship, with height above nine meters, will pass by quickly. Both for going to downstream and also which going to the upstream.

The Masjid of Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang commonly called Masjid Agung Palembang is the biggest masjid in the city of Palembang, South Sumatra.

Fort Kuto Besak
The fort was founded in 1780 by Sultan Muhammad Bahauddin (father Sultan Mahmud Badaruddin II). This idea comes from the fortress of Sultan Mahmud Badaruddin I (1724-1758), or known by Jayo Wikramo, who founded the Old Palace Kuta in 1737. This castle development process is fully supported by all the people in South Sumatra. They also donated building materials and labor executive.

Musi River It is both very broad as well as long, comparable to those found on the big island of Kalimantan, formerly Borneo. The river flows right through the city, cutting it in two halves called the Ulu bank and the Ilir bank and linked by a bridge of considerable size and length, called Ampera Bridge. If the visitors do not care to make an interesting or unique boat trip down the river, they could still take a walk halfway over the bridge to see the vast panorama surrounding them, rare at any other place in Indonesia. Down below
they will see unbelievable traffic of boats, big and small, crisscrossing water lines without accidents as if steered by the most able navigators. From the same spot both halves of the city are clearly visible as well. And if the times were right, sunrises and sunsets as witnessed from the bridge would be an unforgettable sight of beauty. Worthwhile noticing are the floating restaurants and shops on both sides of the river, and other curious scenes of daily habits of the city’s inhabitants.

Kemarao Island It is a tiny delta of Musi River, located about 6 kilometers downstream of Ampera Bridge. There is a Chinese vihara (klenteng Hok Tjing Rio) on it. Kemaro Island lies between the industrial areas of Sriwijaya Fertilizer Plant and Pertamina Oil Refinery in Plaju and Gerong River. Forty kilometers from Palembang, Kamero Island is a popular recreation site in the middle of Musi River. On the island there is a Buddha temple that often visited by Buddhists to pray or to visit the graves. Beside that, there is also mean of foretelling one’s life and marriage. A great religious event Cap Go Meh is held in Kemaro Island every Imlek New Year.

Advertisements

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Rahasia yang Sedikit Kotor

Hari ini saya senang karena suatu lingkaran saat matahari tergelincir yang tergelincirnya tentu saja bukan karena lantai licin, lagipula saya tidak ingin membahas tentang tergelincirnya matahari. Saya suka huruf-huruf yang diukir menyambung tetapi bermakna sangat dalam. Saya senang dengan tinta yang tertoreh, apalagi berasal dari kalam yang satu. Saya suka dagelan yang tidak lucu itu yang untungnya berada di awal. Begitu juga dengan bagian akhirnya yang bercerita tentang suatu ketulusan.

Awalnya, saya memulai kedekatan dengan mereka karena merasa harus menjadi seseorang yang dapat diterima. Tadinya, saya ingin agar semuanya dijalani dengan bersama, karena merekalah orang-orang yang akan saya temui untuk banyak waktu ke depan. Tapi tidak, saya baru tahu kalau ternyata saya, mereka, kami, telah dekat sebelumnya bukan karena angka-angka pembawa hoki, tapi dekat karena kami menemukan refleksi jiwa masing-masing pada sebuah cermin yang berada di kertas putih.

Terima kasih untuk semua yang telah menyediakan waktunya yang sangat sedikit, kalian baik sekali.

Terima kasih untuk yang mencoba menganalisis walau itu dilarang, untuk analisis diri saya, berhentilah menggunakan rumus eliminasi dan lihatlah saya lebih dekat.

Terima kasih untuk yang membaca tulisan ini, maaf kalau sulit dipahami.

Terima kasih—paling penting—untuk seseorang yang terinspirasi dari bait-bait ini.

Biar saya tahu bahwa saya telah melakukan kesalahan,
ketika saya sudah mengetahui hal ini sejak
saya pergi sekitar satu-dua kali,
hanya untuk buang waktu saya dengan kamu.

Katakan padaku semua yang telah kamu buang,
cari tahu permainan yang kamu tidak ingin memainkannya,
kamu adalah satu-satunya yang perlu tahu –

Saya akan menjaga rahasia saya yang sedikit kotor,
(rahasia yang sedikit kotor).
Jangan bilang siapa-siapa atau kamu tidak lain hanya akan jadi menyesal,
(tidak lain hanya menyesal, berharap bahwa kamu dapat menyimpannya).
Rahasia saya kotor sedikit,
siapa yang tahu?

Ketika kita menjalani hidup yang rapuh seperti
ini adalah cara terbaik kita bertahan hidup,
saya pergi sekitar satu-dua kali,
hanya untuk buang waktu saya dengan kamu.

Katakan padaku semua yang telah kamu buang,
cari tahu permainan yang kamu tidak ingin memainkannya,
kamu adalah satu-satunya yang perlu tahu –

Saya akan menjaga rahasia saya yang sedikit kotor,
(rahasia yang sedikit kotor).
Jangan bilang siapa-siapa atau kamu tidak lain hanya akan jadi menyesal,
(tidak lain hanya menyesal, berharap bahwa kamu dapat menyimpannya).

Siapa yang tahu?
Cara dia merasa dalam (dalam!)
Mereka pikir saya tidak dapat menyangkal (tidak dapat menyangkal!)
Pikiran tidur ini tidak akan berbohong (tidak akan berbohong!)
Dan saya sudah mencoba untuk menyembunyikan.
Itu memakan sebagian
kehidupan ini kembali!

Saya akan menjaga rahasia saya yang sedikit kotor,
(rahasia yang sedikit kotor).
Jangan bilang siapa-siapa atau kamu tidak lain hanya akan jadi menyesal,
(tidak lain hanya menyesal, berharap bahwa kamu dapat menyimpannya).


Saya akan menjaga rahasia saya yang sedikit kotor.
Jangan bilang siapa-siapa atau kamu tidak lain hanya akan jadi menyesal,
(tidak lain hanya menyesal, berharap bahwa kamu dapat menyimpannya).

Rahasia saya kotor sedikit,
rahasia yang sedikit kotor,
rahasia yang sedikit kotor.


Siapa yang tahu?
Siapa yang tahu?

Ternyata sama sekali tidak kotor, justru bisa buat introspeksi.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Orang-Orang Tanggung

Mungkin dunia ini memang sudah menghitam, saking hitamnya, mereka yang berada di area hitam merasa nyaman dan tidak mencari terang.

Dengan muka yang setengahnya ditutupi sapu tangan, Uni menghampiri tempat duduk saya.
“Lu tadi ada minus, nggak?” suaranya yang unik selalu seperti sedang menangis, apalagi sambil ditutupi sapu tangan.
“Nggak,” jawab saya.

Ia pun membuka sapu tangannya, oh rupanya dia sedang pilek, hidungnya yang memerah kontras dengan kulitnya yang putih.
“Yan, kalau lu gimana?” katanya pada orang di sebelahku.
“Nggak, emangnya lu minus?” minus di sini maksudnya ialah pengurangan skor pada kertas ulangan. Tapi baru sebagian kecil yang dikoreksi.
“Iya, gue minus lima.”
“Oh.”
“Lu harus tahu ya, di belakang gue, si Rima sama Victoria, jawabannya dihapus!” entah karena pilek atau hatinya menangis, suaranya bertambah sengau.
“Terus si Hatya sama Putri meriksa sendiri. Kertas mereka nggak dituker!”
“Yang sabar ya,” kutepuk-tepuk bahunya.
“Iya nih, cobaannya berat banget.”

***

Banyak teman saya yang bercerita tentang reuninya. Ketika mereka tidak menemukan orang-orang yang dianggap pintar di SMA-nya dulu, tetapi menemukan orang-orang yang biasa saja menjadi orang yang sangat sukses. Mungkin saja Anda pernah merasakan hal yang sama.

Belakangan saya tahu jawaban atas fenomena ini, orang-orang yang dianggap pintar itu, sebenarnya adalah orang-orang yang tanggung. Mereka mencari sesuatu yang disebut nilai tinggi. Bukan ilmu yang bisa digunakan untuk kesejahteraan manusia. Memang ada juga yang selalu jujur, belajar dengan keras. Tapi tetap tanggung, mereka juga hanya menginginkan nilai yang tinggi.

Saya tidak mengatakan kalau orang-orang yang kini mempunyai nilai-nilai bagus kelak menjadi orang-orang tanggung. Banyak juga orang-orang yang memiliki nilai tinggi yang tidak menjadi orang-orang tanggung. Mereka tidak belajar dengan keras, tapi belajar dengan efisien dan efektif. Tapi satu hal yang penting, mereka sangat mengerti dengan apa yang disebut melakukan semua kegiatan untuk kepuasan Allah.

“Allah menciptakan dunia ini seperti sebuah bayangan, jika kalian mengejarnya, ia akan melelahkan tenagamu dan kalian tidak akan pernah dapat menyusulnya. Jika kalian meninggalkannya, ia akan mengikutimu dengan sendirinya, dan tidak akan melelahkanmu “.

*Di setiap tulisan, pasti terdapat kesalahan. Mohon dikoreksi.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Mereka Kalian Ambil Semua Juga Tak Apa

Ini adalah sepotong kecil kisah yang terulang tiap hari, membuat saya sulit untuk tidak mengingatnya.

Kalau Gallena, Inda, dan Juliet (bukan nama sebenarnya) bertemu, pasti yang mereka bicarakan tentang aktor-aktor Drama Korea. Entahlah apa yang sebenarnya membuat mereka tergila-gila, setiap saya tanya tentang nama-nama yang baru terdengar telinga ini, mereka akan menjawab, “Aduh Tan, lu harus lihat! Dia tuh ganteng banget!”. Maka setiap kali mereka berkata seperti itu, saya pun berkata, “Gak mau ah, apaan sih. Katanya sih ganteng tapi pas gue lihat taunya biasa aja.”

Mungkin definisi ganteng yang mereka punya: putih, tinggi, sipit, dan bisa main Drama Korea. Kadang saya muak melihat wajah-wajah seperti itu. Sekedar info, anak paling pintar di kelas saya itu yang kulitnya paling coklat, matanya paling besar, dan rambut yang paling keriting. Tapi dia anak perempuan.

Saya bukan menguping, tapi selalu tak sengaja terdengar karena mereka selalu bicara sambil teriak. Hingga membuat saya tahu kalau topik terhangat itu DBSK–Dong Bang Shin Ki.

DBSK adalah kelompok boy band bentukan SM Entertainment. Kelima anggotanya mendalami tari, akting, a cappella, dan musik pop dengan warna R&B. Disebut juga TVXQ yaitu singkatan dari nama kelompok ini dalam bahasa Tionghoa, Tong Vfang Xien Qi. Di Korea, mereka disebut sebagai Dong Bang Shin Ki (disingkat DBSG atau DBSK), sedangkan di Jepang disebut Tohoshinki (東方神起). Penamaan grup ini dalam 3 bahasa semuanya berarti “dewa yang muncul dari Timur”.

Ini biodata singkat anggotanya.

* Max Chang Min

Nama panggung: MAX – Choi Kang Chang Min (최강창민 atau 最强昌珉)
Nama asli: Shim Chang Min (심창민, 沈昌珉)
Tempat, tanggal lahir: Seoul, 18 Februari 1988 (umur 22)
Tinggi badan: 186 cm

* ‘ U-Know Yun Ho(leader)

Nama panggung: U-KNOW – U-Know Yun Ho (유노윤호 atau 瑜卤允浩)
Nama asli: Jung Yun Ho (정윤호, 鄭允浩)
Tempat, tanggal lahir: Gwangju, 6 Februari 1986 (umur 24)
Tinggi badan: 184 cm

* HERO Jae Joong

Nama panggung: HERO – Young Woong Jae Joong (영웅재중 atau 英雄在中)
Nama asli: Kim Jae Joong (김재중, 金在中)
Tempat, tanggal lahir: Chungnam, 26 Januari 1986 (umur 24)
Tinggi badan: 178 cm

* MICKY Yoo Chun

Nama panggung: MICKY – Micky Yoo Chun (믹키유천 atau 秘奇有天/秘奇有仟)
Nama asli: Park Yoo Chun (박유천, 朴有天)
Tempat, tanggal lahir: Seoul, 4 Juni 1986 (umur 23)
Tinggi badan: 180 cm

* Xiah Jun Su

Nama panggung: XIAH – Xiah Jun Su (시아준수 atau 細亞俊秀)
Nama asli: Kim Jun Su (김준수, 金俊秀)
Tempat, tanggal lahir: Gyeonggi, 1 Januari 1987 (umur 23) (catatan resmi), tanggal lahir sebenarnya: 15 Desember 1986
Tinggi badan: 178 cm

Yang aneh, mereka sampai-sampai mengaku pacarnya. Gallena dengan Yun Ho-nya, Inda dan Juliet dengan Jun Su mereka. Pernah teman sebangkuku meminta biodata kami, yang parah si Juliet sambil tersenyum menulis kolom address dengan Junsu’s Heart. Ow, ow, ow.

Beberapa hari yang lalu saya dengar mereka membicarakan David Archuleta (bukan aktor Korea). Yah, siapa pun dia, tapi bagian yang saya sukai ketika Archuleta diwawancarai. Katanya ia belum pernah pacaran atau ciuman karena ia hanya mau melakukannya dengan orang yang benar-benar akan ia nikahi. Dengan bangga Inda berujar, “Tuh kan, mantan gue memang hebat banget.” Juliet dengan sinis berkata, “Itu berarti, Archuleta tidak mengakui diri lo sebagai pacarnya.”

Ah sudahlah, mereka ambil semua juga tak apa. Lagipula kalau saya ambil buat apa?

Leave a comment

Filed under Uncategorized

(Tanya) Daftar Pustaka

Misal, ada data seperti ini.

Judul buku: IDE-IDE Latansa
Nama pengarang: Latansa I. D. E.
Penerbit: Multiply
Kota terbit: Tangerang
Tahun terbit: 2008

Bagaimana cara menulis daftar pustaka untuk namanya?

  • E., Latansa I. D.
  • I. D. E., Latansa
  • Latansa I. D. E.
  • atau Latansa saja?

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Mengejar Peruntungan dengan Iklan Banyak

Terkadang, saya merasa majalah dahulu kala lebih bagus ketimbang yang sekarang. Pasalnya kini saya sedang kesal dengan sebuah majalah. Di sudut kiri atas majalah itu tertulis Majalah Wanita, sedangkan bagian pojok kanan atas tertulis Identitas Wanita Islami. Kalau kita membukanya, halaman pertama bergambar dua orang perempuan sedang bergaya dengan kaos muslimahnya. Setelah itu di halaman kedua berisi daftar para agen kaos muslimah tersebut. Halaman selanjutnya terdafat foto seorang laki-laki dengan berbagai jenis pakaian. Slogannya be a man, be wisdom, show up your identity. Di halaman kemudian berisi iklan pakaian anak-anak. Halaman berikutnya terdapat iklan Griya Cantik Muslimah. Begitu juga dengan halaman di sampingnya, iklan dari Ladies Moslem Clothing Company.

Huh, kalau baru buka saja sudah banyak iklannya, bagaimana perasaan pembaca? Sering dimuat dalam surat pembaca keluhan-keluhan yang tidak setuju atas penambahan iklan sedangkan harga juga ikut bertambah. Apalagi, setiap buka halaman, pasti ada iklannya. Saking geramnya, saya hitung persentase iklannya. Dari 116 halaman, halaman iklan kira-kira berjumlah 50. Karena tangan saya gatal kalau tidak menghitung pakai kalkulator, maka saya coba pakai dan hasilnya 43%. Bukankah lebih baik kalau hanya 25% saja?

Memang, ada beberapa orang yang suka melihat iklan-iklan terutama mode pakaian. Tapi mohon diperhatikan tata letaknya. Ada banyak artikel yang baru setengah tahu-tahu dipotong iklan lalu dilanjutkan lagi. Bagi saya, itu memecah konsentrasi karena antara bahasan artikel dengan iklan memang tidak nyambung. Selain itu iklan-iklannya tampak tidak diseleksi. Ada majalah lain yang kalau ada peraganya, maka wajah peraga itu disamarkan. Gunanya untuk menjaga pandangan, karena kalau terlalu banyak melihat orang yang bukan muhrimnya, apalagi sampai dipelototi, bisa menimbulkan khayalan-khayalan tingkat tinggi. Beda sama majalah ini, terlalu banyak mengekspos wanita. Iya sih, ini Majalah Wanita, tapi tidak semua pembaca itu wanita, kan? Buktinya ada kolom ayah.

Di pertengahan, ditemukan juga foto yang di dalamnya ada ibu dan anak. Sang ibu memakai celana yang ketat, biasa disebut legging, begitu juga dengan anak yang digandengnya. Bahkan rambut anak itu dikuncir dua, tidak pakai kerudung. Lho, katanya identitas wanita islami? Mana identitasnya?

Ada lagi nih, kalau yang ini iklan tentang pakaian karakter anak lucu dan unik (katanya sih gitu). Di situ terdapat foto bocah laki-laki yang tertawa memakai topi kepala singa dengan bajunya yang disesuaikan dengan karakter tubuh singa. Kalau begitu jadinya, bukankah itu sama dengan menghewankan anak ya?

Kalau iklannya banyak begitu, kan otomatis dapat surplus. Terus, apakah uang lebih dipentingkan ketimbang mutu?

Semoga saja apa yang ditulis ini bukan untuk mencela karya orang lain. Juga semoga kita semua bisa mengoreksi kesalahan masing-masing. Amin.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Kenapa Hari Libur Itu Warnanya Merah?

Konon, berasal dari orang Romawi yang selalu menandai hari libur dan hari penting lainnya dengan warna merah. Kenapa harus berwarna merah ya? Mungkin supaya mudah dibedakan.

Ngomong-ngomong soal warna merah, guru saya pernah menasehati salah satu muridnya yang saat itu membuat catatan dengan warna merah. Katanya tidak baik untuk mata, selain itu biasanya tulisan berwarna merah digunakan untuk mencari perhatian. Beberapa hari kemudian, beliau menemukan papan tulis yang belum dihapus. Beliau jengkel karena tulisannya memakai spidol merah. Beliau beranggapan bahwa guru yang memakai spidol merah tersebut tidak memerhatikan Ilmu Pengetahuan Sekolah.

Kembali lagi ke tanggal. Kita menggunakan tradisi orang Romawi karena waktu itu orang Romawi menguasai banyak Negara di Eropa. Kekuasaan Romawi sampai Belanda, Inggris, Prancis, Jerman, dan lain-lain. Tradisi menandai hari libur dengan warna merah kemudian diterapkan di negara-negara jajahan Romawi.Termasuk Negara Belanda. Negara Belanda kemudian menjajah Indonesia selama 350 tahun. Orang-orang Belanda di Indonesia kemudian menerapkan tradisi menandai hari libur dengan warna merah.

Sampai sekarang, tradisi menandai hari libur dengan warna merah masih dipakai di Indonesia. Tradisi ini juga dipakai di banyak negara hingga sekarang.*

Kenapa bukan warna hijau atau ungu?

Kalau warna hijau, biasanya dipakai di Hari Jum’at. Hari Jum’at merupakan hari ibadah orang Islam, dan Nabi Muhammad SAW paling menyukai warna hijau. Sedangkan kalau pakai warna ungu, nanti Band Ungu jadi tambah terkenal deh (???).

Maka hingga kini, tangal merah dianggap sinonim dari hari libur.

*Sumber: Bobo

Maunya sih, kalender itu seperti ini:
Feb Red Calendar Image Images

Leave a comment

Filed under Uncategorized