Dialog Absurd 2

“Kamu percaya kalau kita ada di sini karena takdir?” tanyanya tiba-tiba.
“Ada di sini? Maksudnya sekolah di sini?” saya balik bertanya.
“Iya,” katanya sambil mengangguk.
“Menurutku iya.”
“Jadi kalau begitu, kalau aku tidak melakukan apa-apa, pasti aku akan di sini, kan?”
“Ya nggak gitu juga. Kita kan nggak tahu isinya Lauhul Mahfudz itu gimana, bisa aja isinya tuh seperti pohon bercabang. Jadi jika kamu dulu tidak melakukan apa-apa, bisa saja kamu ada di cabang yang lainnya.”
“Kamu sendiri, dulu kenapa mau di sini?” dia bertanya lagi.
“Ah… Eh? Entahlah… Kamu sendiri?”
“Gimana ya nyeritainnya?”
“Nggak tahu,” jawabku.
“Dulu ada dia.”
“Dia siapa?”
“Orang yang kutaksir,” matanya menerawang ke langit.
“Oh, terus?”
“Ya nggak terus.”
“Maksudnya?”
“Ketika dia belum ada di sini, dia sempurna mencintaiku. Tapi begitu dia ada, dia sempurna membenciku.”
“Bagaimana bisa?”
“Ceritanya rumit.”
“Tahu dari mana kalau dia benci kamu?”
“Dia selalu pura-pura tidak lihat aku. Kalau tidak, matanya tajam menatapku seperti ada dendam yang tak sempat dibalas.”
“Lebay, ah!”
“Sa, serius!”
“Kamu sapa dia?” tanyaku.
“Nggak.”
“Kasih senyum?”
“Nggak juga.”
“Mungkin sebaiknya kamu senyum sama dia.”
“Biarlah, untung aku masuk kelas ini, bisa menghindar” katanya.
“Ingat, di dunia ini pilihannya bukan Cuma fight or flight…” JLEB! Ini nasehat untuk siapa?
“Apa kamu bilang tadi?”
“Nggak… Nggak bilang apa-apa.”
“Aku harus pergi.”
“Cepat sekali sudah pergi,” kata saya.
“Sa, ayolah buka matamu baik-baik! Lihat dengan siapa dari tadi kau berbicara.”
“Denganmu…” belum sempat saya selesai bicara, dia sudah berjalan pergi. Saya meraba sesusatu di hadapan saya. Sial, mentok!

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s