Masih di Sini Untuk Setia

Membaca ulang blog sendiri bisa membantu untuk mengingat pemikiran dan presepsi kita yang terlupa sendiri gara-gara… faktor lingkungan? (a.k.a terbawa arus, pen.)

Tahun 2010, situs ini berumur dua tahun. Saya tidak ingat kapan tanggal pasnya, kalau tidak salah 25 Agustus. Seharusnya tanggal tersebut tercantum di kotak selamat datang, tapi saya bingung kenapa di situs ini tidak ada.
Waktu baca-baca blog sendiri, timbul pertanyaan dalam diri saya, “Kok saya masih hidup ya sampai sekarang?” Serius, isi blog-blognya dulu hanya keluhan ini, pertanyaan itu, serta kegalauan lainnya. Anehnya, kenapa merasakan pedihnya kegersangan jiwa karena maksiat, namun tidak mencari ketenangan dengan menaati Allah? Ampuni kami Ya Allah…
Awal perkenalan saya dengan Multiply lewat majalah. Saat itu lihat ada salah satu ID Multiply. Iseng saya juga mendaftar. Saya bingung kenapa saya lebih dulu kenal dengan Multiply ketimbang situs-situs lain yang ternyata lebih terkenal. Saya senang karena di awal perkenalan saya dengan Multiply, banyak yang menanggapi kehadiran saya. Itu membuat saya bertanya, “Di mana kalian?”
Bersama situs ini, saya mengalami banyak kisah yang sering saya sendiri tidak ingat pernah mengalami itu. Padahal, semua tulisan di sini adalah kisah nyata seaneh apa pun tulisannya. Mulai dari saat menjadi anak SMP yang masih ingusan, tahun senior di SMP, UN, Ujian Masuk Sekolah yang diinginkan, awal SMA, saat-saat menjadi anak SCI yang nggak ingusan lagi karena ingusnya sudah dilap pakai sapu tangan, sampai sekarang.
Banyak teman saya yang menyarankan untuk membuat blog di situs lain yang khusus untuk blog, tapi sampai sekarang saya tidak pernah pindah ke tempat lain. Saya memang tidak bakat untuk melakukan poliblogi karena tidak yakin bisa adil.

Sisi ruang batinku hampa rindukan pagi
Tercipta nelangsa merenggut sukma
Terwujud keinginan yang tak pernah terwujud
Aku tak bisa pindah, pindah ke lain hati

Saya juga mau berterima kasih kepada orang-orang yang masih mau mampir ke situs ini. Yang masih mau meninggalkan jejak namanya atau yang tidak. Yang masih mau beri komentar atau tidak. Pokoknya terima kasih banyak ya.

Selang waktu berganti
Aku tak tahu engkau di mana
Tapi aku mencoba untuk setia

Baca juga:
Saya, Aku, Gue, dan Ana

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s