Buletin Jum’at

Meski jumlah murid beragama Islam di sekolah saya lumayan banyak, tapi jumlah murid beragama non-Islam tidak sedikit. Kemarin teman saya bercerita kalau di kelasnya hanya setengah yang beragama Islam. Tidak jauh beda dengan kelas saya yang murid Muslim-nya tidak sampai setengah.

Dulu, saya pernah membawa tumpukan buletin Jum’at yang akan diterbitkan esoknya ke kelas karena yang mengurus sedang sakit. Teman-teman bertanya, “Apa itu?” Saya menjawab, “Buletin Jum’at.” “Apaan sih itu?” “Buletin Jum’at…” “Emangnya itu apaan?” “Buletin Jum’at!” Teman yang lain menjelaskan padanya, “Buletin itu lho, yang kayak pamflet.” “Ooo, gue kira disuruh ngebuletin Hari Jum’at…” Teman yang lain lagi menjelaskan kalau Buletin Jum’at adalah buletin untuk Muslim yang terbit setiap Hari Jum’at.

Ada juga teman saya yang mendeklamasikan bait-bait yang terdapat di buletin itu. Begitu selesai, saya berkomentar, “Itu ‘kan sebenarnya lagu, bukan puisi.” Ada juga yang membacanya dari awal sampai akhir, karena isi utama buletin pada edisi tersebut adalah cerita. “Latansa, ini buat siapa?” “Buat yang Muslim aja. Tapi kalau kamu mau ambil aja.” Setelah itu dia mengambil beberapa lembar, saya kira itu buat dia ternyata dia kemudian membagi-bagikan kepada siswa/i beragama Islam di kelas.

Parahnya di situ ada nama saya, teman-teman saya protes, “Harusnya tuh di sini ditulis Latansa yang temannya Elcha, Emmanulla, dan Gisela.” “Weee, emangnya siapa kalian?”

***
Jum’at pagi, biasanya diisi dengan kegiatan agama. Suara lantunan ayat suci Al-Qur’an berkumandang di seluruh ruangan. Tiba-tiba, teman saya berbicara, ”Za,gue udah baca dong cerita lu. Tapi lain kali kalau bikin cerita itu jangan cerita agama…” Wow, saya bikin cerita? Hebat banget! Cerita agama, lagi! Tunggu dulu, kapan saya bikin cerita?

“Lain kali kalau bikin cerita itu yang umum aja biar semuanya bisa baca.” Saya baru ngeh kalau yang dimaksud itu cerita di bulletin. Eh, itu kalau bukan tentang agama gimana? Lha ‘kan tujuannya memang untuk jama’ah masjid. “Nggak kok, bukan gue yang bikin ceritanya. Itu cerita hadits. Tahu hadits nggak?”

“Tahu! Itu kan yang biasanya ada di buku Bimbingan Konseling waktu di SMP…” Eh, SMP kita ‘kan beda.

“Gue suka baca tuh haditsnya. Kayak lima perkara sebelum lima perkara…” Entah kenapa saya tidak yakin ia hafal lima perkara sebelum lima perkara.

“Cerita yang di bulletin itu bagus banget, tapi awal-awalnya gue nggak ngerti soalnya banyak ayatnya…” Ayat? Mana ayatnya sih? Perasaan nggak ada. Jangan-jangan maksudnya itu perawi hadits.

“Lain kali bikin cerita yang umum aja ya? Ya ya ya?” Dakwah universal? Boleh juga.Hem… mikir-mikir dulu deh. Petugas redaksinya ‘kan ada banyak.

Tiba-tiba teman saya yang lain datang lalu bersuara keras padanya, “Eh, nggak doa lu?!” Ia pun menjawab, “Orang tadi gue udah telat banget.” O iya, saya kan tadi lagi baca Al-Qur’an! Sudah sampai mana nih? Setelah ketemu, saya pun membaca.

Waqaalati alyahuudu ‘uzayrun ibnu allaahi waqaalati alnnashaaraa almasiihu ibnu allaahi dzaalika qawluhum bi-afwaahihim yudaahi-uuna qawla alladziina kafaruu min qablu qaatalahumu allaahu annaa yu/fakuuna. Ittakhadzuu ahbaarahum waruhbaanahum arbaaban min duuni allaahi waalmasiiha ibna maryama wamaa umiruu illaa liya’buduu ilaahan waahidan laa ilaaha illaa huwa subhaanahu ‘ammaa yusyrikuuna.

[9:30] Orang-orang Yahudi berkata: “Uzair itu putera Allah” dan orang-orang Nasrani berkata: “Al Masih itu putera Allah”. Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka , bagaimana mereka sampai berpaling? [9:31] Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

JLEB!

(Maaf kalau ada salah kata).

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s