Surabaya Oh Surabaya

Sejak mengetahui adanya Temu Wajah Teman 2 (TeWaTe 2), saya menjadi sangat ingin ke Surabaya. Saya ingin ngebolang sambil bertemu beberapa kerabat. Saya ingin melihat bangunan-bangunan yang saya belum pernah lihat sebelumnya. Saya ingin ke sana dan hadir di TeWaTe 2.

Saya pun membuat rencana keberangkatan. Tadinya, saya mau pergi dengan teman saya yang kebetulan juga mau pergi ke sana. Teman saya itu iya-iya saja. Namun, setelah saya pikir-pikir lebih baik tidak bersamanya karena dia laki-laki. Takutnya jadi fitnah atau apa.

Selanjutnya, saya jadi berpikir lagi mau berangkat dengan siapa. Kalau berangkat sendiri pastilah proposal perizinan saya ditolak mentah-mentah oleh orang tua saya. Akhirnya saya memutuskan untuk pergi dengan adik saya. Adik saya juga iya-iya saja.

Sayang sekali, mama saya malah berkata, “Apa? Kamu pergi sama Bili? Kamu nggak tahu apa? Perjalanannya itu tidak seperti yang kamu bayangkan!”
“Yah, Mama …,” ujar saya.
“Pokoknya Mama nggak mau tahu. Gini deh, kalau papimu ngizinin ya berangkatlah ko sana.”

Kemudian saya tidak bertanya ke bapak saya. Jawabannya pasti senada dengan mama saya. Akhirnya sambil merengut saya pun mengubur dalam-dalam keinginan saya untuk hadir di TeWaTe kali ini. Saya berharap saya bisa datang di Kopdar MPID 2011.

Untuk menghilangkan kesedihan saya, saya membuat agenda-agenda baru. Kebetulan juga ada berbagai acara yang musti saya hadiri. Saya jadi berpikir mungkin memang sebaiknya saya tidak jadi pergi. Karena TeWaTe 2 tanggal 10 Juli, saya juga membuat janji dengan teman-teman saya pada tanggal itu.
***

“Mbak, kamu jadi ke Surabaya?” tanya adik saya. Alis saya berdiri, memori saya berkata, ‘Duh, ni anak kok nanya ini.’ Teringat teman saya itu baru saja naik kereta ke Surabaya.
“Ya kalau jadi harusnya aku berangkat dari kemarin-kemarin,” kata saya.
“Sebenarnya dibolehin tau!” alis saya naik lagi, “Iya, dibolehin. Tanya aja mama!”
“Yah, kenapa baru bilang sekarang? Harusnya kan berangkatnya dari kemarin-kemarin. Tanggung banget kalau Cuma sebentar di sana. Habis acara Multiply-ku itu kita langsung pulang. Besoknya ‘kan kamu sekolah,” jawab saya.
“Ya kamunya juga sih. Lagian palingan nanti aku nggak belajar, ‘kan ada MOS.” Saya diam saja.
***

Dua hari sebelum TeWaTe 2, mama saya bertanya apakah saya jadi ke Surabaya atau tidak. Katanya nanti saya bersama kakak saya yang kebetulan juga mau ke Surabaya.

“Jadi atau nggak?” tanya mama.
“Yah, Mama …. Emang kalau iya aku berangkatnya kapan?”
“Besok. Ini papi bentar lagi beli tiket pesawat.”
“Aduh, aku bingung.”
“Gimana nih? Kalau iya ya iya, kalau nggak mama sekarang telepon papi.”
“Aku mikir dulu ya. Sejam.”

Tak lama kemudian.
“Yah kalau aku pulangnya tanggal segitu hancur semua agendaku,” kata saya.
“Jadi?” tanya mama.
“Nggak jadi aja deh.”
Kakak juga tidak jadi pergi.
***

Besok malamnya, saya dikirimi pesan, “Teman-teman, jangan lupa besok pukul 10 pagi Kopdar MPers Jatim (TeWaTe) di Taman Barunawati Perak Surabaya. Mohon on time yak. Makasih :D”

Saya hanya bisa meratapi.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s