Sangat Luar Biasa #2011in3words

Awal tahun 2011 saya dikirimi SURAT KECIL DARI PAPI, sebuah surat yang mampu membuat saya menangis di depan teman-teman Siswa Cerdas Istimewa. Walau surat itu ditulis Desember 2010, surat itu tak lekang oleh waktu. Surat itu meyakinkan saya bahwa ke depan bagi anak perempuan dunia adalah tidak terbatas .

Sejak 50 HARI MENUJU UN* saya sudah mengatasi ketakutan-ketakutan saya di akhir sekolah. UN, SNMPTN, dan lain-lain sungguh irasional untuk ditakuti. Hal ini juga yang membuat saya tidak mengalami tekanan negatif saat menjalaninya.
Banyak hal yang terjadi selama masa-masa sekolah saya, yang membuat saya terpaksa memikirkan arti hidup yang sebenarnya secara menyeluruh, [ARISAN KATA 13] BUKAN HANYA SOAL DESEMBER. Sebuah pertanyaan yang berbunyi, ‘apakah iman itu?’ seringkali muncul. Saya tidak mau menjawab seperti jawaban Robert Langdon (seorang tokoh buku fiksi): ‘iman itu sulit kupahami’.
Pada bulan April 2011, saya merayakan sebuah momen yang sakral bagi siswa sekolah, yaitu Ujian Nasional. Saya menerima banyak sekali ucapan SELAMAT UJIAN NASIONAL dari saudara, teman, guru, juga kerabat lainnya. Namun, lebih dari itu semua, pada bulan April 2011 saya menemukan jawaban dari pertanyaan saya di paragraf sebelumnya. Bahagianya merayakan hidup dengan iman dan [ARISAN KATA 14] KEMBALI PADA KEPANTASAN.
Saya juga tiba-tiba mengejar sesuatu yang banyak dikejar orang-orang di sekitar saya, FK. Saya tidak mengerti kenapa saya waktu itu mengejarnya padahal saya tidak berminat dan berbakat di bidang kedokteran.
Kemudian AKHIRNYA SAYA TAHU BESOK HARUS KE MANA 2. Saya diterima di FHUI. Berbekal tidak belajar saya bisa diterima di sebuah tempat yang cukup bergengsi. Banyak orang yang memberi ucapan selamat kepada saya. Saya hanya bergumam dalam hati, ‘Ini bukanlah yang saya inginkan. Ini hanya cadangan.’

Selanjutnya AKHIRNYA SAYA TAHU BESOK HARUS KE MANA 3. Saya memutuskan untuk kuliah di FEUI. Biar pun ini adalah pilihan yang sulit, saya balakangan sadar bahwa memang inilah yang saya inginkan. Hanya jurusan ini yang ‘sreg’ dengan diri saya.
Saya berulang tahun pada bulan Agustus. Bulan ini bertepatan dengan bulan KAMABA (Kegiatan Awal Mahasiswa Baru). Sejak bulan ini pula saya tinggal di Depok setelah sebelumnya saya bolak-balik Jakarta-Tangerang. Saya masih ingat bagaimana saya disambut dengan ucapan SELAMAT DATANG GUBERNUR BI! dan disuruh LARI SAMPAI FE!.
Setelah satu bulan saya hidup di lingkungan UI, saya malah bertanya-tanya APA SIH BAGUSNYA UI?. Timbul kesan bahwa saya bukanlah orang yang pensyukur. Hei, bukankah pensyukur itu secara harfiah berarti penterima kasih? Jika saya tidak berterima kasih, saya tidak peduli apa yang bagus dari UI.
Pada triwulan terakhir tahun 2011, saya menemukan suatu persamaan baru AKUNTANSI = LUAR BIASA. Wah, saya mengalami sebuah kekagetan budaya (culture shock) yang membuat saya (agak) sakit jiwa dan raga.

Saya juga menemukan KUDA KURANGAJAR. Seseorang yang membuat saya yakin untuk tetap memperjuangkan pembangunan masyarakat yang baik di tengah keterbatasan. Saya juga jadi berpikir ulang tentang hal-hal yang sudah saya lakukan untuk pembangunan peradaban.
Pada hari terakhir tahun 2011 ini, saya ingin mendeskripsikan 2011 dalam tiga kata. Biar pun jadinya lebih dari tiga kata, kejadian-kejadian di tahun ini banyak membuka pandangan saya tentang hidup dan kehidupan.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s