Monthly Archives: April 2013

Wow, “Eyang Subur” Ikut Ramaikan Jakarta Community Carnival

Image

 

Rupanya, kepopuleran Eyang Subur dijadikan inspirasi oleh salah satu peserta Jakarta Community Carnival kemarin (28/4). Seperti apa?

JAKARTA — Sebanyak 50-an kelompok dari berbagai komunitas se-Jabodetabek ikut serta meramaikan Jakarta Community Carnival pertama yang digelar di Plaza Tenggara Senayan, Gelora Bung Karno.

“Karnaval ini merupakan ajang berkumpulnya pemuda pemudi berjiwa kreatif, tangguh, mandiri, dan penuh dengan daya inovasi,” kata Firman Aulia dari Komite Indomie Jakarta Community Carnival di Jakarta, Ahad (28/4).

Banyak penampilan menarik yang ditampilkan, seperti parodi @SBYudoyono, @triomacan2000, dan Eyang Subur  oleh SFBC (Srudukfollow Book Club). Selain itu juga ada 21 Kartini cantik dari Komunitas besutan Ali Akbar (@PakarSEO) yaitu #WomenOptimizer.

Karnaval diikuti sekitar 1.000 peserta dari 50-an komunitas berbeda yang tersebar di Jabodetabek. Mereka berparade dengan mengenakan kostum dan atribut komunitas masing-masing yang unik berjalan dari Plaza Tenggara Senayan, Gelora Bung Karno berputar di dekat Semanggi kemudian berputar kembali ke tempat semula.

Beberapa komunitas yang tampak ikut serta dalam karnaval tersebut yakni Kresipah (kreasi produk dari sampah daur ulang), Ontel Oren (komunitas sepeda ontel), Koba (Komunitas Ontel Batavia), Jakk (komunitas rumah hantu), hingga Indonesian Zombie Club (IZOC).  Selain acara parade, Jakarta Community Carnival juga dimeriahkan dengan pembuatan tumpeng mie setinggi 2,15 meter yang bisa dikonsumsi lebih dari 1.000 orang yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Redaktur: @LatansaIDE

2 Comments

Filed under Uncategorized

Alhamdulillah Buku Cerpen Saya Telah Terbit, Hasil Tulisan Bersama 11 Penulis Hebat @SFBC_ @SRUDUKFOLLOW

Alhamdulillah Buku Cerpen kami telah terbit, hasil tulisan bersama 12 penulis hebat @SFBC_ @SRUDUKFOLLOW. Buku #Followers ini berisi kisah yang bertabur kerinduan, kesedihan, persahabatan, kesetiaan, dan juga arti sebuah pengorbanan. Uniknya lagi, semua cerita berlatar belakang social media. Apakah itu Twitter, Facebook, Blog, hingga Friendster.

 

Menurut Irwan Kelana (Editor Senior Republika, Cerpenis, Novelis, Jurnalis) dalam Buku #Followers ada romantisme, ketegangan, kritik, sampai hal-hal yang mengharukan.

 

Menurut @dianpurnomo (Penulis #RahasiaHati & #CeritaHati ), “Membaca #BukuFollowers membuat saya tersenyum sendiri serasa disodorin kaca, lalu kemudian merinding dengan baris-baris cerita yang begitu nyata tentang bagaimana dunia maya telah menjadi jalan banyak orang bangkit.”

 

Berikut beberapa kisah yang terdapat dalam antologi #Followers:

Kisah Nadia, seorang ibu rumah tangga yang berjuang untuk mengembalikan kasih sayang suaminya yang mulai menjauh.

Kisah Nanda, seorang gadis muda mencoba bangkit dan merenda kembali hidupnya setelah dikhianati kekasih yang paling dia percayai.

Kisah Herna yang harus bertahan setelah mengetahui bahwa hidupnya yang sempurna dibangun di atas pilar-pilar kebohongan.

Kisah Andi yang berusaha mencari uang demi membalas kebaikan paman dan bibinya.

Kisah Suryo, seorang anak jalanan yang berjuang menggenggam mimpinya.

Kisah Fauzi yang kehilangan kembarannya dan situs favoritnya.

 

Buku bisa didapatkan di toko buku se-Indonesia dan toko buku online. Insya Allah bermanfaat. Jika dirasa tidak bermanfaat, bisa menghubungi kami, 100% kami ganti.

 

Image

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Semenjak Ada Dirimu

Cerita saya ini berawal dari terciumnya suatu hal: Blackberry saya mengidap suatu keanehan. Keanehan yang pertama adalah tidak adanya japri (jalur/ pesan pribadi) via BBM yang masuk ke saya. Pesan BBM yang ada hanyalah Broadcast-an Message. Keanehan yang kedua adalah tidak adanya japri via Whats App yang saya terima. Jangankan japri, grup-grup yang biasanya memiliki percakapan bertrafik tinggi seolah diam tanpa suara. Keanehan yang ketiga adalah linimasa di Twitter tidak bergerak. Padahal, linimasa tersebut sudah saya refresh berkali-kali.

 

Keanehan-keanehan tersebut berujung pada omelan teman-teman mengapa pesan BBM mereka tidak dibalas? Jawaban saya untuk mereka seragam. ‘Oya? Memangnya lo BBM gue?’ jawab saya sambil menunjukkan BB. Teman-teman saya juga membalas dengan seragam. ‘Kok nggak ada ya?’ kata mereka sambil menunjukkan BB-nya.

 

Tak hanya itu, saya ketinggalan update terbaru yang disebarkan lewat Whats  App. Saya juga kesulitan berinteraksi lewat Twitter sehingga banyak mention yang tertunda untuk dijawab. Balasan mereka biasanya, ‘Telat banget sih balesnya.’

 

Anehnya yang lagi-lagi aneh, hal itu hanya terjadi di Depok, tempat saya berkuliah dan ngekos. Jika saya pulang ke Tangerang, ribuan chat dari grup Whats App yang tertunda selama satu minggu berebutan masuk ke BB saya. Chat-chat seperti sedang melakukan penyerangan besar-besaran kepada BB saya. Layaknya sebuah perang, pasukan chat itu berlarian dalam jumlah banyak masuk ke BB. Alhasil, BB saya yang begitu adanya menjadi hang. Saya harus me-restart berkali-kali agar BB saya sembuh dari efek penyerangan tersebut.

 

Saya akhirnya memutuskan untuk pindah ke lain hati. Siapakah yang beruntung saya pilih? Simpati. Mama, Papi, dan banyak teman telah menggunakan Simpati dan membuktikan bahwa Simpati bisa diandalkan.   Tadinya saya kira paket Blackberry Internet Service (BIS)-nya mahal. Rupanya tidak, hanya 90 ribu. Harganya lebih murah dari provider saya sebelumnya yang harganya 99 ribu.

 

Lebih dari itu, saya merasakan BBM menjadi jauh lebih cepat. Tidak ada lagi kata pending. Saya dapat terus update dengan Whats App. Selain itu, saya juga bisa Twitter-an dengan seru. Buktinya, nilai Klout saya naik!

klout

Kultwit (kuliah Twitter) bisa saya lakukan dengan lancar jaya! Bisa makin sering berbagi ilmu lewat Twitter.

kultwit

Semenjak ada dirimu
Dunia terasa indahnya
Semenjak kau ada di sini
Tak ingin melepaskanmu

Kau berikan harapan tentang
Warna-warni hariku
Warna-warni hariku

–Semenjak Ada Dirimu, Andity

Terima kasih Simpati. *peluk

http://www.telkomsel.com/bb-sosialita

 

2 Comments

Filed under Uncategorized