30 DAY CHALLENGE DAY 19: Kota Apa yang Paling Bagus untuk Ditinggali?

Image

 

gambar pinjam dari: http://mrbarlow.wordpress.com

 

A list of all the places I’ve lived at

1. Pasuruan, Jawa Timur
Saya lahir di kota ini belasan tahun silam. Tepatnya, di daerah Purwosari. Sebenarnya, orang tua saya tidak tinggal di sini. Namun, di sini adalah tempat tinggal keluarga ibu saya. Melahirkan di Pasuruan membuat masa pra dan pasca persalinan menjadi lebih mudah untuk dijalani.

2. Bekasi, Jawa Barat
Setelah saya cukup bisa untuk beradaptasi dengan planet bumi ini, saya pun pindah ke daerah Margahayu, Bekasi. Saya tinggal di Bekasi hingga usia saya hampir tiga tahun. Kami sekeluarga pindah mengikuti kepindahan tempat bekerja bapak saya.

3. Majene, Sulawesi Barat
Kamu tahu tepatnya di mana? Ya kalau tidak tahu tinggal tanya Om Google. Kota ini dulunya berada di Provinsi Sulawesi Selatan, tetapi setelah adanya pemekaran menjadi Sulawesi Barat. Saya menghabiskan masa Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar hingga kelas tiga.

4. Dumai, Riau
Kalau yang ini sedikit lebih terkenal dari tempat sebelumnya. Kota yang dikenal dengan kota minyak ini membawa banyak kenangan untuk saya. Mungkin karena umur saya juga lebih besar sehingga bisa mencerap banyak hal yang saya alami dan amati di sana.

5. Tangerang, Banten
Saya pindah ke Tangerang saat semester terakhir dari masa Sekolah Dasar saya. Agak tanggung juga untuk pindah. Selain itu, prosesnya rumit juga. Meski begitu, mama saya juga belum bisa pindah di saat yang bersamaan, karena … saya tidak tahu kenapa. Mungkin masalah ke-PNS-an beliau yang terbilang baru. Saya juga bingung kenapa saya harus langsung pindah dengan bapak saya. Apa agar lebih mudah saat pendaftaran SMP?

Ternyata tidak juga. Saya mendaftar SMP Negeri di bilangan Jakarta Barat. Itu artinya, saya termasuk dalam kategori pendaftar dari non-DKI yang hanya diberi kuota lima persen. Untung saja masih diterima di pilihan kedua. SMA saya juga masih di bilangan Jakarta Barat (https://latansaide.wordpress.com/2009/07/03/akhirnya-saya-tahu-besok-harus-ke-mana-4/). Padahal, saya dulu ingin sekali bersekolah di sekolah asrama yang terletak di Tangerang Selatan (https://latansaide.wordpress.com/2009/06/01/al-hamdu-lillahi-rabbil-alamin%E2%80%8E/).

6. Depok, Jawa Barat
Sejak kuliah saya tinggal di kos-kosan Depok. Kosan saya yang pertama dekat dengan Fakultas Hukum. Memang, awalnya saya diterima di FH (https://latansaide.wordpress.com/2011/06/29/akhirnya-saya-tahu-besok-harus-ke-mana-2/). Namun, setelah ikut tes lagi di tahun yang sama, saya diterima di Fakultas Ekonomi (https://latansaide.wordpress.com/2011/07/20/akhirnya-saya-tahu-besok-harus-ke-mana-3/). Saya hanya menempati sebulan di kosan tersebut. Selanjutnya saya pindah ke yang lebih dekat. Kosan ini lumayan bagus. Keberadaan wifi kencangnya sangat membuat saya senang.

Di awal semester ini, saya mencoba untuk tidak lagi ngekos dan tinggal di rumah Tangerang. Awalnya terasa enak karena sering diantar sampai kampus dan dijemput dari kampus. Namun, hari-hari indah itu usai. Ternyata, capek juga ternyata setiap hari bergelantungan di kereta.

Saya putuskan untuk ngekos lagi. Kosan yang sekarang jauh lebih sederhana. Tidak ada wifi lagi, dan fasilitas-fasilitas lainnya. Bedanya, di sini banyak teman sefakultas. Hari ini hari pertama saya ngekos di tempat baru. Well, semoga betah🙂

 

7. Di Mana Ya Bagusnya?
Saya masih memendam keinginan untuk tinggal di luar negeri, minimal enam bulanlah. Ya, dulu waktu SMA saya sama sekali tidak mendaftar ke perguruan tinggi luar negeri manapun. Saya berfokus untuk bisa diterima di Universitas Indonesia, kampus saya sekarang. Saya juga mendaftar ke PTN-PTS lain dan selalu diterima dengan jurusan yang sama: akuntansi. Beda dengan teman sebangku saya, ia sibuk mendaftar PT-PT luar negeri. Akhirnya, nasib kami berujung pada usaha masing-masing. Saya dapat akuntansi UI, dia di luar negeri.

Alasannya mengapa harus UI atau minimal di Indonesia? Haha, alasan orang idealis. Mau coba berdakwah ‘di sini’, lebih strategis. Ya, semoga selalu dikuatkan ya. Sebenarnya agak malu juga sih kalau ngaca -_-“

13 Comments

Filed under Uncategorized

13 responses to “30 DAY CHALLENGE DAY 19: Kota Apa yang Paling Bagus untuk Ditinggali?

  1. Orang bilang tanah kita tanah surga… sehingga semua tempat akan memberikan kesan yang menarik untuk ditinggali.

  2. aamiin smoga dilancarkan ya kuliah sambil ibadah berdakwah..

    nanti aja pas ambil s2 ato s3 baru ke Ln😀

  3. kirain yunani, karibia, new york, jepang. ternyata daerah sendiri. kamu bisa pindah2 keliling indonesia bisa diceritain jadi novel lo.

  4. semoga keinginannya terwujud ya mbak, satu Saat nanti bisa tinggal di LN🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s