Pengemis, Sebuah Karir?

Terobosan wali kota Bandung terpilih Ridwan Kamil yang akan mempekerjakan para pengemis dan anak jalanan sebagai penjaga kebersihan (penyapu jalanan) kota Bandung patut diacungi jempol. Namun sayangnya justru para pengemis dan anak jalanan menolaknya dengan alasan gaji yang ditawarkan terlalu kecil yaitu sebesar Rp 700,000.- . Sementara mereka menghendaki gaji minimal sebesar 4 –  10 juta/perbulan.

Jelas saja karena penghasilan pengemis di jalanan jauuuh lebih besar.

image

4 Comments

Filed under Uncategorized

4 responses to “Pengemis, Sebuah Karir?

  1. heemm.. masalah pengemis ini emang bikin kesel yaa.. udahlah mereka bikin kota jadi kelihatan kotor, terus ga mau banget diatur.. setelah berita tentang penghasilan pengemis yang segitu banyaknya di blow up di media, apakah akan bikin orang-orang males ngasih sama pengemis, atau malah pada berduyun2 jadi pengemis? *eh x))

  2. Allah itu tidak menyukai orang yang bekerja sebagai peminta-minta. Lalu kenapa kita malah mendukung orang yang melakukan hal yang tidak disukai Allah?

    Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa yang meminta-minta padahal ia mampu maka sesungguhnya ia hanya memperbanyak untuk dirinya bara api jahanam.”
    (HR Abu Daud dan Ibnu Hibban).
    Nah lho?! Apa kita mau sedekah kita jadi bara api jahanam buat orang lain?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s