Bagaimana Caranya Yakin Kalau Pilihan Kita adalah Pilihan yang Tepat?

Kamu mungkin sedang memikirkan pertanyaan tersebut. Entah itu pilihan untuk pemilihan umum, jurusan kuliah yang tepat, pasangan yang baik dan tidak pemberi harapan palsu, helm branded, judul puisi supaya menjadi lebih menarik, hingga asuransi kesehatan yang tepat. Hidup memang menawarkan banyak pilihan. Namun, bagaimana SEBENARNYA caranya yakin kalau pilihan kita adalah pilihan yang tepat?

 

MEMILAH DAN MEMILIH

Dalam ilmu manajemen, cara yang lazim dipakai untuk menentukan pilihan adalah pertama dengan mempertanyakan ulang apa yang sesungguhnya kita butuhkan terhadap pilihan tersebut. Kemudian, kita membuat kriteria-kriteria mana yang bobotnya paling besar. Selanjutnya kita bisa memberikan skor pada masing-masing pilihan. Pilihan dengan skor total tertinggi-lah yang akan dipilih.

 

Pilihan yang dipilih adalah Merek A

Contohnya seperti tabel memilih merek mobil ini.

 

Dalam ilmu akuntansi, biasanya kita mengubah pilihan tersebut menjadi monetary value atau yang sederhananya menilai sesuatu dengan setara uang untuk memudahkan perhitungan. Nah, nilai dari suatu pilihan tersebutlah yang selanjutnya diukur untuk dibandingkan. Meskipun yang namanya pengukuran itu adalah isu yang paling sering diperdebatkan di teori akuntansi, intinya ada tiga cara mengukurnya:

 

1. Secara historis

Sebagai seorang pengambil keputusan, kita harus konsentrasi terhadap komitmen di masa akan datang. Kita membutuhkan data peristiwa di masa lampau. Kita harus melihat kembali perilaku di masa lampau. Cara ini didasarkan pada aktual (kenyataan), bukan hanya kemungkinan. Adanya bukti cukup untuk membenarkan kita memilih dengan cara ini. Tentu saja, data di masa lampau tersebut haruslah valid.

 

2. Secara kini

Tujuan dari cara ini adalah pilihan dinilai berdasarkan kondisinya saat ini dan ditentukan oleh kebutuhan dan kemampuan saat ini. Cara ini dianggap menilai pilihan tersebut sudah memiliki ‘nilai’ walau pilihan tersebut sedang dalam proses memberikan bukti pada kita. Manfaat yang belum didapat merupakan fenomena gerakan bebas yang sebenarnya terjadi pada periode berjalan. Karena itu, harus diakui jika terdapat bukti yang objektif cukup untuk mendukung cara memilih ini.

 

3. Secara potensi masa depan

Namun kita tahu, pilihan tak selalu bisa dinilai dari rekam jejaknya. Umar yang dahulu ingin membunuh Muhammad, kini berbaring mesra di sampingnya. Khalid yang dulunya panglima kebatilan, belakangan dijuluki ‘Pedang Allah’.

 

Namun kita tahu, pilihan tak selalu bisa dinilai dari hari ininya. Bila dia cantik hari ini, jangan mudah tergoda kecantikannya. Karena kita belum pernah bertemu dia saat usia di atas 50 tahun, bukan? Ketika keriput memenuhi sekujur tubuhnya. Saat dia kaya hari ini, jangan mudah tergoda. Sebab kekayaan itu tidak ada yang hakiki. Sesuatu yang melekat pada manusia dan berasal dari luar dirinya tidak ada yang hakiki. Popularitas, kecantikan/ ketampanan, kekayaan, jabatan, semuanya hanyalah label yang sifatnya bisa lepas-pasang. Bahkan, bisa dibangun dengan pencitraan, make-up salon, dan lain-lain.

 

Kita bisa belajar melihat pilihan dari potensi. Potensi adalah sesuatu yang ada di dalam pilihan. Potensi itu lahir dari karakter-karakter yang melekat pada pilihan. Ketika kita melihat pilihan, yang dilihat adalah potensinya. Apakah pilihan itu berpotensi menjadi seseorang yang berpengaruh, berpotensi menjadi ayah yang baik, berpotensi menjadi seseorang yang sukses, berpotensi menjadi ibu yang luar biasa, berpotensi menjadi kaya raya, berpotensi membangun umat.

 

SUDAH TEPATKAH?

Perjalanan menentukan pilihan yang akan dipilih telah kamu lalui. Kalau kamu ragu, kamu bisa menanyakan kepada diri kamu sendiri, sudahkah kamu memiliki alasan yang dapat dipertanggungjawabkan? Apapun pilihan kamu, sebaiknya kamu tidak memilih hanya atas dasar

tampaknya, kedengarannya, rasanya itu bagus dipilih.

 

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s