Bosan dengan Baju Etnik yang Itu-Itu Saja?

Di semester baru ini, biro pendidikan tempat saya kuliah mengimbau kepada seluruh mahasiswa untuk mengenakan baju bermotif batik/ etnik nusantara setiap hari perkuliahan Senin. Menurutnya, hal ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta budaya nasional dan pengembangan karakter/ nilai kebangsaan.

baju2

Imbauan ini disambut baik oleh mahasiswa. Tidak hanya mahasiswa, sivitas akademika lainnya seperti dosen dan karyawan juga banyak yang mengenakan pakaian bernuansa batik/ etnik.

baju1

Bagi saya yang penganut ‘mencintai sesuatu sewajarnya’, mengenakan pakaian bernuansa batik/ etnik bukan hanya tentang menunjukkan rasa cinta pada Indonesia. Pakaian batik/ etnik adalah salah satu modal daya saing produk lokal untuk bersaing secara global. Dengan menggunakan batik/ etnik, secara langsung akan meningkatkan peekonomian Indonesia. Btw, ingat lho ya, cari yang benar-benar produk lokal karena sekarang banyak batik yang beredar di pasaran itu made in China!

Seperti Korea dengan hanbok-nya,

Jepang dengan kimono-nya,

dan Jerman dengan dirndl-nya.

Seperti itulah sebaiknya popularitas pakaian bernuansa batik/ etnik. Pakaian batik/ etnik selalu menawan. Ditambah lagi, selalu ada variasi-variasi baru yang semakin memperkaya produk fashion Indonesia.

Kebanyakan kita memakai batik/ etnik dalam bentuk kemeja. Mungkin kamu bosan dengan baju etnik yang itu-itu saja. Saya baru saja searching inspirasi model pakaian etnik yang unik. Kebetulan saya menemukannya di toko online Zalora. Di sana ada merek riamiranda by Ria Miranda. Karena Ria Miranda adalah wanita asal Sumatera Barat yang memiliki ribuan budaya unik, merek ini didominasi dengan motif etnik Songket Silungkang sebagai motif utama untuk koleksi yang bernama Minang Heritage dan beberapa koleksi lainnya.

Ini nih, contoh koleksi riamiranda…

baju3baju4baju5baju6baju7baju8

Menurutmu, paling bagus yang mana?🙂

10 Comments

Filed under Uncategorized

10 responses to “Bosan dengan Baju Etnik yang Itu-Itu Saja?

  1. Paling bagus yang rok pink Kak!
    Kemaren saya kira maba FE doang yang disuruh pake etnik, ternyata semuanya. Kalo di fakultas busana etnik cuma wajib buat maba tiap Jumat, belum sampe keseluruhnya

  2. Yg warna pink lucu tuh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s