Category Archives: islam

Aku Khawatir Terhadap Suatu Masa

Aku khawatir terhadap suatu masa yang rodanya dapat menggilas keimanan.
Keyakinan tinggal pemikiran, yang tidak berbekas pada perbuatan.

Banyak orang baik, tapi tidak berakal..
Ada orang berakal, tapi tidak beriman..
Ada yang berlidah fasih, tapi berhati lalai..
Ada yang khusyuk, tapi sibuk dalam kesendirian..
Ada yang ahli ibadah, tapi mewarisi kesombongan iblis..
Ada yang ahli maksiat, tapi rendah hati bagaikan sufi..
Ada yang banyak tertawa hingga hatinya berkarat, dan..
Ada yang banyak menangis karena kufur nikmat..
Ada yang murah senyum, tapi hatinya mengumpat..
Ada yang berhati tulus, tapi wajahnya cemberut..
Ada yang berlisan bijak, tapi tak memberi teladan..
Ada pezina, yang tampil jadi figur..
Ada yang punya ilmu, tapi tidak paham..
Ada yang paham, tapi tidak menjalankan..
Ada yang pintar, tapi membodohi..
Ada yang bodoh, tapi tak tahu diri..
Ada yang beragama, tapi tidak berakhlak..
Ada yang berakhlak, tapi tidak ber-Tuhan..
Lalu, diantara semua itu.. aku ada dimana?!

(Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA)

#Copas

Posted from http://LatansaIDE.com

5 Comments

Filed under islam

[#IndonesiaTanpaFitnah] Ternyata, #AkibatFitnah Itu Banyak

Artikel ini adalah artikel lanjutan saya mengenai ini https://latansaide.wordpress.com/2013/10/31/indonesiatanpafitnah-hati-hati-dalam-menuliskan-sesuatu-di-dunia-maya/. Kalau belum baca link tersebut silakan baca terlabih dahulu.

___________________________________________________

Kemarin (1/11), Dody mendapat pesan dari mereka (pihak yang memfitnah) untuk menghentikan tweet Dody tentang kasus fitnah terhadap Al Kahfi. Alasan mereka adalah karena sudah perdamaian dan sudah meminta maaf kok masih digebuki. Selain itu, mereka lebih melihat hasil akhir: damai. Sehingga, menurut mereka Al Kahfi jangan membalas, titik. Mereka mungkin merasa dengan meminta maaf dan mengklarifikasi di media satu hari bisa langsung menghapus akibat satu tahun tiga bulan tersebut.

Apa yang Dody tulis kemarin hanya menjawab pertanyaan publik, seperti donatur, stakeholder, dan masyarakat umum yang ingin tahu konteks iklan tersebut. Jika itu terkesan pelaku tersudut, menurut Dody itu adalah hal yang alamiah dan konsekuensi logis.

Terstigma dan tercap sebagai aliran sesat, identik dengan JIL dan lain-lain selama satu tahun tiga bulan itu lebih menyakitkan dan menderita. Bayangkan Anda dan keluarga tidak pernah menjadi koruptor kemudian diteriaki koruptor. Tidak pernah meneror tapi Anda dijuluki teroris. Bayangkan Anda dan keluarga setiap hari selama satu tahun tiga bulan diteriaki sebagai maling uang rakyat, teroris, bagaimana rasanya?

Kontrak kerja Anda diputus, Anda dipandang minor, kegiatan Anda dibenci, apapun yang Anda katakan dianggap salah dan hanya pembelaan. Ribuan kader, simpatisan, guru-guru yang mendukung Yayasan Al Kahfi selama satu tahun tiga bulan merasakan akibat fitnah Al Kahfi sesat atau JIL.

Peserta kegiatan dan kader Al Kahfi yang merupakan pelajar di Indonesia, khususnya Jabodetabek, merasakan betul akibat fitnah tersebut. Beberpa hari sebelum training ESA (Emotional Spiritual Achievement, salah satu program Al Kahfi), dihembuskan issue Al Kahfi adalah JIL. Dari tulisan tersebut, banyak peserta batal mengikuti training tersebut.

ESA, Acara Apa Itu?
ESA adalah kependekan dari Emotional Spiritual Achievement, sebuah training untuk pelajar Muslim yang mengajarkan untuk meyakini bahwa Allah adalah sebenar-benarnya Tuhan yang layak disembah karena keberadaannya dapat dibuktikan dengan ilmiah. Selain itu, juga diajarkan bahwa hanya Islam-lah satu-satunya agama yang benar dengan penjelasan yang menggunakan metode ilmiah. ESA Jabodetabek sudah beberapa kali diadakan, seperti di Universitas Indonesia, Universitas Al Azhar Indonesia, serta di banyak SMA dan SMK Negeri.

Image

Akibat Fitnah
Kerugian moral dan material terus saja ada. Pernah di SMAN favorit Jakarta, sampai-sampai guru meminta maaf dan menginvestigasi karena peserta anjlok dan mengakibatkan ratusan konsumsi sia-sia. Setelah training ESA ada program pembinaan secara reguler. Karena disebarnya issue tersebut, peserta yang aktif di program reguler pun menjauhi Al Kahfi. Tidak hanya peserta kegiatan, di ruang guru pun tulisan disebar. Mulailah Al Kahfi menjadi pembicaraan di guru. Akhirnya, banyak yang menaruh curiga. Guru yang termakan opini melakukan banyak reaksi. Ada yang melarang peserta mengikuti kegiatan Al Kahfi dan ada yang sekedar mengingatkan untuk berhati-hati.

Karena issue menyebar luas, beberapa sekolah memutuskan kerjasama, Al Kahfi tidak ada kesempatan membela diri karena opini sangat massif. Berikut contoh-contoh akibat fitnahnya.

  • Banyak sekolah yang telah termakan issue, meskipun masih banyak juga yang menaruh kepercayaan kepada Al Kahfi karena melakukan cek dan ricek.
  • Orang tua peserta kegiatan juga menerima informasi fitnah baik lewat handphone atau internet. Akhirnya, banyak orang tua melarang anaknya aktif di Al Kahfi.
  • Ratusan donatur tidak lagi berdonasi ke Al Kahfi, padahal program santunan yatim piatu dan dhuafa yang juga dikelola Al Kahfi 100% dibiayai donasi.
  • Salah satu Dinas Pendidikan di Jabodetabek sempat termakan opini dengan tidak merekomendasikn kegiatan Al Kahfi. Padahal, sebelumnya sudah merekomendasi
  • Kader Al Kahfi di tingkat pelajar diteriaki “Awas JIL lewat”, ketika mereka lewat. Apalagi ketika menawarkan kegiatan Al Kahfi. Mereka dilarang menjadi Ketua Rohis (Rohani Islam) ataupun pengurus inti Rohis karena aktif di kegiatan Al Kahfi. Stigma yang dicapkan adalah Al Kahfi lebih bahaya dari NII.
  • Di salah satu sekolah di Jaksel, anak-anak yang mengikuti Al Kahfi dikumpulkan, dipanggil orang tuanya, dan disuruh menandatangani surat pernyataan bahwa mereka tidak ikut Al Kahfi. Jika msh ikut, para pelajar tersebut diancam nilai mata pelajarannya dikurangi hingga diancam tidak naik kelas. Akhirnya, pengurus Al Kahfi melakukan klarifikasi ke sekolah tersebut.

Di akhir, Dody dalam tweet-nya sangat yakin banyak sekali cerita-cerita akibat fitnah dari kader, simpatisan, dan peserta kegiatan Al Kahfi yang bisa di-share. Dengan demikian, apa yang Dody tulis tidak ada kepentingan untuk menyerang FSLDK/ pelaku fitnah. Dody hanya menunjukkan apa yang Al Kahfi terima satu tahun tiga bulan yang sangat luar biasa ini. Dari situ, Al Kahfi belajar arti kesabaran dan kebersamaan dalam menegakkan kebenaran.

Silahkan untuk teman-teman yang punya cerita akibat fitnah bisa di-share, agar publik tahu betapa zalimnya akibat fitnah.

8 Comments

Filed under islam

Kisah Awal #IndonesiaTanpaFitnah

image

Posted from http://LatansaIDE.com

Leave a comment

Filed under islam

Agar Tetap Kuat Selama Ramadan, Mungkin Kita Bisa Belajar dari Pohon Jati

Alkisah, ketika kuda masih jadi satu-satunya alat transportasi dan banyak orang masih berpergian ke tempat yang jauh dengan berjalan kaki, demikian pula yang dilakukan dua pengelana ini. Yang satu janggutnyapanjang memutih dan pria satunya masih muda berbadan tegap. Mereka adalah guru dan murid yang melintasi hutan-hutan di pulau Jawa.

Berbulan-bulan merekaberjalan melewati hutan dan perkebunan. Sampai suatu saat kembali berada di sebuah hutan jati. Cuaca sangat panas, rasahaus dan lapar lebih cepat terasa.

Sang murid melihat pohon-pohon jati yang meranggas kering. Pohon-pohon jati itu melepaskan dedaunannya. Daun-daun kecoklatan terbang dan terhempas ringan di atas tanah. Lantai hutan jati terlihat penuh dengan daun lebar kering berwarna coklat muda yang berserakan. Penuh rasa penasaran, sang murid bertanya pada gurunya, ”Guru, dua bulan lalu, kita pernah melintasi hutan jati di tempat lain. Waktu itu kita merasakan kesejukan dibawah naungan pepohonan jati dengan daun hijaunya yang segar dan bunga-bunganya yang sedang mekar. Kali ini, hampir tak adadaun yang melekat di ranting pepohonan ini. Apajati ini harus menggugurkan daunnya setiap tahun guru?”

”Kemarau dengan panas yang terik dan air dari langit yang tertahan, mengharuskan jati melewati hari harinya dengan melepas dedaunannya. Begitulah jati menempa dirinya muridku,” jawab sang guru singkat.

”Bagaimanacaranya jati bisa tumbuh dan berkembang tanpa daun. Bukankah daun sangat penting untuk menyerap matahari dan menguapkan air bagi tumbuhan. Merekabisa mati kalau begitu terus, Guru?”sang murid mendesak gurunya menjelaskan.

Sang guru kemudian menjawab rasapenasaran muridnya, ”Itulah hikmah yang Tuhan berikan melalui pohon jati. Meski tanpa daun, pohon jati justru sedang menempa dirinya menjadi salah satu pohonterbaik di bumi ini. Dia takkan mati. Ia bahkan sedang ”berpuasa” untuk tidak berkembang secarakasat mata. Ia sedang menempa dirinya untuk sanggup bertahan dengan ujian kekurangan air dan panasnya cuaca. Ia melewati ujian itu sambil mengugurkan masalah yang ada di daun dan memperbaiki kulitas kayu di batangnya.”

”Menggugurkan masalah? Artinya daun-daun itu kalau terus ada dan bekerja di musim kemarau bisa mengganggu pertumbuhan pohon karena boros air. Nantinyabagian pohon lain seperti batang dan akar bisa terganggu ya, Guru?”

”Benar sekali muridku. Sama halnya dengan tubuh kita. Pada saatnya kita harus mengistirahatkan anggota badan kita seperti perut untuk mengurangi kerjanya. Itu sangat diperlukan agar bagian lain dari diri kita berfungsi lebih optimal. Misalnya, saat perut beristirahat mengolah makanan, bagian tubuh lain khususnya pikiran dan jiwakita bisa lebih optimal bekerja. Bukankah perut kita adalah salah satu sumber munculnya penyakit,” papar sang guru menjelaskan kearifan alam yang diamatinya.

Sambil melewati daun-daun kering yang jatuh, suara dedaunan itu berderak memecah kesunyian saat terinjak kasut dua pengelanaini.

Sesaat, sang guru berhenti dan menepuk punggung muruidnya, “Daun-daun ini bisa kita andaikan sebagai dosa-dosakita. Saat kita mau berkorban untuk menahan diri dan bertahan dari ujian, Tuhan akan memberi kita karunia-Nya berupa bergugurannya dosa-dosakita. Pada saat dosa-dosa itu berlepasan dalam diri kita, maka hidup ini jadi lebih tenangdan bahagia. Bahagia itulah kualitas tertinggi yangdiraih manusia dan sekaligus karunia dari-Nya. Kamu ingin hidup bahagia kan muridku?”

”Eh iya guru, pasti. Makanya kita harus segera sampai di kampung agar tenang,gak kepanasan begini Guru”

”Kamu masih puasa, kan? Jangan kalah sama pohonJati yang puasanyalebih panjang dari kita,” canda Sang Guru

”Hahaha…” Guru dan murid tertawa. Mereka mendapatkan kearifan hidup dari gugurnya dedaunan pohon Jati.

#dariteman

2 Comments

Filed under islam

Kesempatan

Setiap hari adalah KESEMPATAN untuk berikan dan lakukan yang TERBAIK.

Tidak ada waktu yang SEMPURNA untuk buktikan diri dan kemampuan.

Beberapa orang menunggu berkecukupan ILMU, kemudian membagikannya. Beberapa langsung mengajari sesaat setelah memperoleh ILMU.

Beberapa orang menunggu KAYA untuk melakukan action SEDEKAH, beberapa langsung SEDEKAH terus hingga akhirnya menjadi KAYA.

Beberapa orang menanti disuruh orang lain untuk tampil hingga perlahan berani. Beberapa orang berani tampil hingga sering diundang untuk tampil.

Pilihan ada pada Anda.
Lakukan Sekarang!

Leave a comment

Filed under islam

Siapakah yang Mau Memberi Pinjaman kepada Allah?

Surah Al-Baqara, ayat 245:
مَّن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً وَاللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْسُطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.
(Indonesian)

Leave a comment

Filed under islam